Health & Diet
Bukan Cuma Lapar, Ini 3 Hal Yang Paling Memengaruhi Pilihan Makanan

14 Jun 2018


Foto : Fotosearch

Perilaku makan kita tak hanya digerakkan oleh rasa lapar fisik belaka. Banyak yang membuat kita memencet layar ponsel untuk memesan makanan atau pergi sebuah resto. Ini beberapa alasan yang mungkin tak Anda sadari. Pssst… ini juga bisa jadi inspirasi bagi pebisnis kuliner untuk menarik pelanggan.
 
# Tren  
Sebagai contoh, ketika pisang goreng aneka topping sedang tren, rasanya tiap siang kita ingin mengudapnya. Atau, ketika es kopi susu yang bisa take away sedang menjadi pembicaraan di media sosial, kita pun segera mengordernya via aplikasi ojek.
 
Kita ingin diakui menjadi bagian masyarakat modern dan tidak ketinggalan zaman. “Ini disebut dengan konformitas sosial. Mereka mengikuti apa yang sedang menjadi tren karena tidak ingin berbeda dari orang lain. Karena biasanya, ketika kita dianggap ‘berbeda’ dari orang lain, kita akan dianggap tidak gaul atau dikucilkan,” tutur psikolog Ermanda Saskia Siregar, yang akrab dipanggil Manda.
 
# Visual
Faktor visual berperan penting dalam menentukan bagaimana kita memandang suatu hal, termasuk makanan. Bahkan banyak orang lebih mudah tertarik pada makanan yang tampilannya cantik  dibandingkan cita rasanya.
 
Sebuah studi oleh Prof. Charles Spence, ahli gastrofisika dari Universitas Oxford tahun 2015, membuktikan bahwa tampilan makanan yang menarik akan membuat makanan tersebut 'terasa' enak. Meski makanan tersebut terbuat dari bahan sederhana, jika ditata sedemikian rupa, akan membuat kita tersugesti bahwa makanan tersebut kaya rasa.
 
#Warna
“Ada satu bagian otak kita, yaitu hipotalamus, yang bertanggung jawab membuat tampilan atau aroma makanan terasa menarik. Area otak ini bertugas memproduksi dan meregulasi dilepaskannya hormon, termasuk hormon yang memengaruhi perilaku makan kita,” tutur Manda. Para ilmuwan setuju bahwa warna makanan memiliki dampak yang signifikan untuk menentukan seberapa menarik dan atau tidak menariknya makanan tersebut. Seperti yang dipaparkan oleh jurnal makanan Appetite, warna yang merangsang nafsu makan adalah merah, kuning, dan jingga. Sementara hijau mengindikasikan sesuatu yang sehat.

Sebaliknya, warna biru, ungu, merah muda, hitam, dan abu-abu adalah warna-warna yang dianggap bisa menekan nafsu makan bagi kebanyakan orang."Warna dan nafsu makan memang sangat dekat. Inilah mengapa banyak industri kuliner memanfaatkan warna merah dan kuning sebagai warna logo, untuk furnitur resto hingga warna makanan seperti yang diterapkan oleh banyak resto makanan cepat saji seperti McDonald atau Wendy's," ujar Gary Blumental dari International Food Strategies yang juga dirilis Appetite. Menurut Gary, warna-warna ini bukan saja menaikkan nafsu makan, tetapi juga terbukti meningkatkan kecepatan makan. (f)

Baca Juga:
6 Tip Atasi Ketagihan Junk Food
Ketahui Persepsi Salah Tentang Vitamin
2 Cara Sederhana Cegah Diabetes


Citra Narada Putri


Topic

#diet

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.