
Dok.Instagram @planty.base_ & Canva
Meluasnya penggunaan produk plant-based melahirkan tren nut butter.
Menurut transparencymarketresearch.com, nut butter yang kita kenal 'sebatas' selai kacang kini beragam variannya, mengikuti perkembangan teknologi dan demand konsumen sehat.
Nut butter sedap menjadi olesan roti, menjadi buttercream, dan menjadi alternatif mentega dari susu sapi dalam baking di luar opsi margarin. Bagi yang alergi laktosa dan ingin mengurangi kolestrol, nut butter menjadi jawaban bersahabat.
Lalu, apa bahan bakunya?
Mete, almond, hingga hazelnut menjadi bahan dasar nut butter. Ada juga yang membuatnya dari pistachio dan walnut. Kacang lalu dipanggang dan dihaluskan hingga halus dan mengeluarkan minyak alaminya. Ada juga yang menambahkan garam, gula low GI, dan minyak nabati.
Unsur kacang-kacangan memberi creaminess yang dicari, serta tekstur halus. "Tracing the Nut Butter Trend: Why the Hype?" ditulis oleh feastandfield.net. Disadur dari artikel ini, konsep membakar dan menghaluskan kacang-kacangan telah dilakukan Suku Inca di Amerika Selatan.
Merek Planty Base yang hits dari Bandung misalnya, bahkan melibatkan kultur alami dalam pengolahan.
Dikutip dari Instagram @Planty.base_, mikroflora yang baik bagi sistem pencernaan tubuh dalam cultured butter-nya menyumbang rasa yang lebih-lebih lagi creamy. Cultured butter merupakan pengolahan yang dipopulerkan Eropa.
Nut butter dari mete yang diolah bersama minyak avokad dan himalayan salt dari Planty Base bisa untuk tumis-tumis.

Dok.Bonappetit.com
Di AS, harga nut butter yang mungkin bisa sedikit lebih tinggi dibanding selai kacang tidak mengusik konsumen. Adanya kandungan protein dalam nut butter jadi pertimbangan seksi. Tak heran, nut butter menjadi kesukaan kaum vegan.
Mark Overbay, pemilik Big Spoon Roaster, produsen nut butter di AS, mengaitkan tren ini dengan berkembangnya produk artisanal. Menurutnya, ini sama seperti industri kopi, ketika kopi yang telah lama kita kenal dibawa ke posisi baru oleh Starbucks dan kedai kopi kekinian.
Iya, selai kacang yang telah lama kita kenal adalah nut butter. Namun, pendekatan nut butter masa kini berbeda (dan menjadi opsi bagi yang alergi kacang tanah). Istilahnya pun baru marak kini.
Entrepreneur.com menulis "Peanut Who? Alternative Nut Butter Are Taking Over Grocery Shelves".
Intronya, "The days of peanut butter supremacy, it seems, are over. What was once the only nut butter known to most Americans now shares the market with a plethora of others: cashew, almond, even sunflower seeds. In recent years, these alternatives have hit the market en masse".
Artikel ini mengistilahkan selai kacang bukanlah 'the OG nut butter!'
Menurut foodnetwork.com, 'nut butter is in vogue'.
Jadi, mau mencari alternatif frosting untuk cake atau olesan roti? Cobain deh nut butter. Toko-toko bahan sehat di kota besar di Indonesia dan beberapa supermarket masa kini menjualnya.
Mau beli via online saja? Lewat sekali klik di marketplace, produsen kekinian siap menyerbu Anda melalui toko-toko digitalnya. Let's get 'nuts'! (f)
Baca juga:
Lagi Tren, Ini Bedanya Anggur Muscat dari Jepang
Setelah 20 Tahun, Dapur Cokelat Bercerita
Oat Mylk yang Lagi Hits di Jakarta
Mark Overbay, pemilik Big Spoon Roaster, produsen nut butter di AS, mengaitkan tren ini dengan berkembangnya produk artisanal. Menurutnya, ini sama seperti industri kopi, ketika kopi yang telah lama kita kenal dibawa ke posisi baru oleh Starbucks dan kedai kopi kekinian.
Iya, selai kacang yang telah lama kita kenal adalah nut butter. Namun, pendekatan nut butter masa kini berbeda (dan menjadi opsi bagi yang alergi kacang tanah). Istilahnya pun baru marak kini.
Entrepreneur.com menulis "Peanut Who? Alternative Nut Butter Are Taking Over Grocery Shelves".
Intronya, "The days of peanut butter supremacy, it seems, are over. What was once the only nut butter known to most Americans now shares the market with a plethora of others: cashew, almond, even sunflower seeds. In recent years, these alternatives have hit the market en masse".
Artikel ini mengistilahkan selai kacang bukanlah 'the OG nut butter!'
Menurut foodnetwork.com, 'nut butter is in vogue'.
Jadi, mau mencari alternatif frosting untuk cake atau olesan roti? Cobain deh nut butter. Toko-toko bahan sehat di kota besar di Indonesia dan beberapa supermarket masa kini menjualnya.
Mau beli via online saja? Lewat sekali klik di marketplace, produsen kekinian siap menyerbu Anda melalui toko-toko digitalnya. Let's get 'nuts'! (f)
Baca juga:
Lagi Tren, Ini Bedanya Anggur Muscat dari Jepang
Setelah 20 Tahun, Dapur Cokelat Bercerita
Oat Mylk yang Lagi Hits di Jakarta
Trifitria Nuragustina


