Food Trend
Habit Baru Belanja Online Bikin Bujet Jajan Bengkak. Ini Surveinya!

22 Dec 2020

 

Pandemi memberi perubahan pada gaya belanja sehari-hari.

Kunjungan ke pasar dan supermarket untuk kebutuhan harian (grocery) kini perlu direm. ‘Rak’ online menjadi tempat kita mematut-matut barang. Walau aplikasi belanja grocery sudah lama hadir untuk kehidupan praktis, pandemi mengundang pengguna baru. Makin banyak yang familiar dengan TaniHub, Happy Fresh, Sayurbox, hingga GoMart. 

Memesan lauk dan camilan rumahan pun banyak dilakukan secara online karena terbatasnya operasional rumah makan. 

Femina melakukan survei untuk untuk mengetahui pergeseran berbelanja kita dari ranah offline ke online. Termasuk, apakah pandemi dan mager di rumah bikin kita jadi jajan lebih banyak!

Sebelum pandemi, sebanyak 40% responden punya rutinitas berbelanja langsung ke supermarket/pasar sebanyak dua kali seminggu. Di masa kenormalan baru, kunjungan ini menurun menjadi satu kali seminggu. Jika benar-benar perlu, berpergian baru dilakukan karena menjaga jarak itu perlu. 

Nyaris dari setengah responden kini melakukannya secara online. Namun, jumlah ini masih berbeda tipis dengan mereka yang belum beralih, yaitu sebanyak 55% responden. Mungkin, melihat langsung bahan makanan atau menelusuri rak makanan masih menjadi kenyamanan yang sulit dilepaskan. Beda dengan berbelanja baju di mall, kunjungan ke luar untuk kebutuhan inti masih dipandang prioritas. Makanya, supermarket dan pasar jarang sepi!

 


Bagi yang melakukannya secara online, makanan siap saji mendominasi isi kantung belanja (sumber: 39% responden). Walaupun hasrat memasak itu ada, nampaknya curi-curi waktu lebih diutamakan untuk mendampingi si kecil PJJ. Di lain sisi, sudah banyak yang tidak bisa lagi mengandalkan ART harian karena ingin mengurangi pertemuan dengan orang luar. 

Di urutan selanjutnya adalah frozen food (24%), makanan kering (20%), dan sayur/buah (18%). 

Gara-gara keinginan makan di rumah ini, GoFood dan GrabFood jadi aplikasi yang paling banyak dikunjungi, data dari 74% responden. Bujet belanja makanan jadi bengkak, menurut 60% responden!

Jalur lain yang dipilih untuk memesan makanan adalah melalui Instagram. Namun, cara ini paling tidak populer. Hanya 2% responden yang memilih untuk melakukannya melalui media sosial tersebut. 

Kemudahan itu dekat, hanya di ujung jari. Hidup bersama pandemi menjadi lebih ringan dijalani di era digital. Anda setuju? (f)
 

Baca juga: 
Cara Membuat Karamel Anti Gosong!
Resep Pisang Goreng Madu
#FridayShopping: Loyang Kue Cantik

 

Trifitria Nuragustina


Topic

habitbelanja, belanjasayuronline

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?