Food Trend
8 Produk Pangan Organik Terkini dan Terpopuler

27 Apr 2016


Foto: Fotosearch 

Sedang keranjingan belanja bahan makanan organik? Maklum saja, aktifnya komunitas organik yang menggelar organic market nyaris tiap bulan, belum lagi munculnya stan-stan organik di car free day Jakarta, serta inisiasi perorangan, membuat kalangan umum makin mengetahui hal-hal baru.
Isi belanjaan kini bervariasi dengan segala yang tengah disukai. Makin banyak beritanya, maka satu jenis sayur, buah, atau produk yang diolah dari bahan organik, makin dicari. Roti nongluten dari tepung organik, selai buah organik, sayur kale untuk smoothies, gula semut, bahan sarapan impor yang sedang tren (chia seed, flaxseed, quinoa), hingga beras organik.
             


Chia Seed
hingga Flaxseed
Produk organik impor dengan reputasi superfood ini tak lagi terbatas dijual di toko organik. Penjual produk organik online hingga supermarket berlomba menjual koleksi yang lagi disuka kalangan urban ini. Walau populer dalam beberapa tahun ini, masih dicari sebagai bahan sarapan sehat yang tengah tren. Publik banyak terinspirasi dari unggahan foto sarapan sehat masa kini yang dipertontonkan selebritas Hollywood hingga lokal.

Chia seed yang direndam akan mengental seperti puding dan sering dicampur purée buah dan kacang-kacangan. Flaxseed juga sering dipakai sebagai taburan, bersama goji berries dan oat. Variasi tekstur unik yang membuat hidangan digemari bahkan oleh mereka yang sedang tak berada dalam diet tertentu.

Aplikasi: Sebagai ‘rumusnya’, padu padan dengan buah organik warna mencolok, kacang-kacangan, hingga muesli. Kreasinya tak terbatas. Coba lihat menu Nalu Bowls yang tengah hits di Bali.
 


Quinoa

Media sosial kalangan urban mulai diisi lauk yang dipadu quinoa, bukan nasi! Quinoa adalah gandum asli Amerika Selatan, bagian dari diet bangsa Inka pada khususnya, 6.000 tahun lalu (walau sumber lain menyebut 4.000 tahun silam). Quinoa juga disebut serealia semu karena bijinya bukan dihasilkan dari tumbuhan padi-padian, melainkan berkerabat dengan bayam dan bit.

Tanaman yang tahan suhu panas ini ditanam kembali bahkan di Asia dan Eropa, dilatarbelakangi penelitian yang menunjukkan kandungan nutrisinya, yakni sembilan asam amino esensial dan sumber karbohidrat nongluten. Zat lainnya, seperti vitamin B, E, folat, kalsium, fosfor, mangan, tembaga, zat besi, kalium, seng, protein, dan saponin menjadi alasan tepat untuk memberikan quinoa pada bayi. Apalagi kandungan seratnya yang tinggi bisa memperlancar pencernaan.

Aplikasi: Bilas 2-3 kali untuk menghilangkan rasa pahitnya. Masak sebagaimana mengolah risotto, yakni ditanak sambil diaduk dengan gerakan menggoyang wajan selagi dituang kaldu atau krim. Perbandingan quinoa dengan cairan 1:2. Cocok dipadu dengan seafood!
 

Rice Bran Oil

Setelah grapeseed oil, penggemar produk organik kini mulai mencari rice bran oil. Ini minyak nabati dari kulit ari beras yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan rendah kolesterol. Minyak yang mengandung vitamin E ini rasanya netral, sehingga tidak menimbulkan aroma tajam sebagaimana minyak zaitun. Yang disukai pula adalah tingkat asap yang tinggi, yakni sekitar 232º-254º C sehingga kandungan baiknya tak mudah rusak, walau dipakai untuk menumis lama.

Aplikasi: Banyak digunakan di dapur India karena merupakan sumber minyak sehat dan murah di sana. Bisa untuk memanggang atau menumis, atau dalam resep-resep cake yang menggunakan minyak sayur.
 


Sayuran heirloom

Dunia mengenal ‘heirloom’, yakni sayuran, buah, dan bunga dari biji yang diturunkan dari generasi ke generasi, setidaknya yang berusia 50 tahun. Ini tanaman langka yang merupakan varietas lama dari jenis yang kini massal.

Jenis heirloom --atau biji warisan sebagaimana banyak orang Indonesia menyebutnya-- punya karakteristik tampilan yang tidak mulus, warna-warna lawas, dan bentuk yang tak seragam. Perkara warna misalnya, ada wortel warna ungu hingga merah yang sebenarnya warna awal sebelum kita mengenal jenis yang umum (oranye). Namun, hal ini yang membuat pemakai meninggalkan heirloom, selain karena bentuknya yang kurang cocok dengan mekanisasi. Komunitas organik, slow food, urban farming, dan chef fine dining termasuk kalangan yang giat mempertahankannya.  

Cari di mana: Beli biji secara online atau titip dari teman yang sedang ke luar negeri. Tanam agar bisa diperbanyak. Racik menjadi salad ala chef!
 

Gula Semut

Produsen gula aren  di daerah berangsur mapan berkat ekspor gula semut, pemanis rendah indeks glikemik yang diminati penggelut gaya hidup sehat dan chef dunia. Gula berbutir ini dihasilkan dari kristalisasi nira kelapa yang dibudi daya secara organik dan kaya akan kandungan kalsium, fosfor, besi, serta protein dan lemak yang tidak didapat dari gula tebu yang sangat bermanfaat.

Terlepas dari khasiatnya, aroma smokey dan rasa seperti karamel memberi keunikan pada hidangan akhir. Kini, gula semut ada yang ditambahkan jahe, vanilla, kayu manis, hingga aroma alami lainnya untuk memenuhi permintaan pasaran tertentu. Gula semut di Indonesia mudah ditemukan di supermarket upscale dan tentunya toko organik.

Aplikasi: Berfungsi sebagai pengganti gula pasir pada minuman dan makanan. Bisa dibuat karamel sebagai saus, atau tambahkan krim dan mentega agar rasanya mirip toffee!
 

Sorgum
Potensi karbohidrat yang ditanam di timur Indonesia, terutama di Flores Timur dan Pulau Adonara. Tanaman yang aslinya dari Afrika dan menyebar lewat jalur perdagangan ini kaya protein, serat, zat besi, dan tinggi antioksidan. Kelompok tani umumnya mendapatkan benih secara barter atau melalui binaan produsen organik yang punya kepedulian pembudidayaan.

Penanamannya perlahan digalakkan karena karakter tanahnya yang tak gembur, sesuai dengan sifat khas sorgum yang tahan terhadap tanah kering. Ini solusi ketahanan pangan bagi rakyat yang sudah terlalu dekat dengan beras, plus alternatif palawija yang lebih ekonomis.

Selain produk lokal, ditemui pula sorgum impor di pasaran, antara lain dari Tiongkok dan benua asal sorgum, Afrika. ‘Sorgum is the ‘it’ crop for 2015,’ begitu tulis   laman www.farmfutures.com. The Guardian melansir artikel yang menyebutkan bahwa quinoa tengah bersaing dengan tren sorgum.
While other restaurants are doing one or two things with sorghum, we’re doing dozens,” ujar Tom Kaplan, chef jaringan restoran Hugo’s, California,  dalam wawancara di The Guardian, tentang kehadiran quinoa dalam menu.

Aplikasi: Olah menjadi bubur, campuran salad, sup, atau dipanaskan menjadi popcorn. Kala diproses sebagai tepung, bisa menjadi nongluten cookies renyah, pengganti terigu.

 
Beras hitam
Kebangkitan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi nasi merah sebagai pengganti nasi putih boleh dibilang awal pasar mulai melirik kehadiran beras hitam (Oryza sativa L. indica). Para pengusaha hasil tani organik yang tadinya hanya menyediakan beras putih dan beras merah organik, kini mulai memperkenalkan keberadaan beras ini, selain jenis langka seperti  cempo merah dan mentik wangi.

Begitu juga dengan katering berkonsep healthy food yang menyajikan nasi dari beras hitam sebagai sumber karbohidrat. Kandungan seratnya 100 kali lipat dari beras putih dan tingkat indeks glikemik yang rendah dapat menjaga  kadar gula darah dan produksi insulin, sehingga sangat dianjurkan bagi penderita diabetes. Selain itu, karbohidrat kompleks beras hitam membuat perut terasa kenyang lebih lama. 

Di Indonesia, beras hitam dikenal dengan penyebutan berbeda-beda. Di Solo disebut beras wulung, di Sleman terkenal dengan nama cempo ireng atau beras jlitheng, sedangkan di Bantul disebut beras melik. Makanan yang dikenal sebagai makanan para raja di Tiongkok masa lampau ini rupanya mirip ketan hitam, tetapi setelah dimasak teksturnya tidak selengket ketan hitam.

Cari di mana: Toko-toko online penjual hasil tani organik, toko yang menjual hasil pertanian organik (Serambi Botani, Javara).

 
Kale
Ketika masyarakat urban sedang tergila-gila  pada green smoothies dari kale, mungkin banyak yang tak tahu bahwa sayuran hijau ini termasuk dalam keluarga kailan. Beberapa tahun belakangan, saat kale baru saja dikenal sebagai superfood, kale scotts atau kale keriting masih diimpor dan hanya bisa didapat di supermarket premium. Kini para pencinta kale bisa bahagia. Sayuran yang mengandung vitamin C, K, dan sulforaphane atau zat antikanker ini lebih mudah didapat karena para pebisnis sayuran organik mencium bisnis kale cukup menjanjikan. Banyak pebisnis tanaman organik membudidayakan kale kemudian menjualnya secara online selain disuplai ke supermarket premium. Bahkan, selebritas Cathy Sharon dan Julie Estelle pun giat menjadi penjual kale.   

Aplikasi: Kalau Anda mengenal kale sebatas untuk smoothie, sepertinya Anda perlu melirik gaya orang Barat memasak kale. Sama halnya seperti kailan, kale bisa ditumis atau diblansir. Bisa juga untuk salad. Lembar daunnya yang tebal enak! Yang pasti, buang batangnya karena teksturnya  liat, walau ditumis lama.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?