
Dok. Freepik.
Semenjak diberlakukannya anjuran untuk tetap di rumah oleh pemerintah, restoran dan kafe yang biasanya dipenuhi pengunjung kini tampak lengang. Beberapa bisnis restoran dan kafe masih buka, walaupun hanya menerapkan jasa take away atau delivery. Tapi, tak sedikit pula yang memutuskan untuk menutup sementara tempat usahanya.
Anjuran untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini berdampak besar. Para pebisnis kuliner harus ‘memutar otak’ bagaimana usahanya akan tetap bertahan pada saat pandemi ini.
Ini membuat para pelaku usaha kopi beramai ramai saling membantu dan bergerak bersama. Para pemilik coffe shop seperti Anomali Coffee, SMITH, Tuku, Gordi, Dua Coffee, Common Grounds serta puluhan coffee shop lain menggaungkan hashtag #NgopiDiRumah. Yaitu gerakan untuk tetap bisa menikmati kopi dari coffee shop langganan dari rumah. Dimulai dari group Whatsapp, mereka saling membagi pengalaman dan saling menguatkan di tengah situasi seperti ini.
Tak hanya itu, mereka juga membuat petisi di platform Change.org tentang bagaimana lapangan pekerjaan banyak yang hilang, dan meminta bantuan dari pemerintah untuk memberi bantuan agar bisa tetap bertahan dan menggaji karyawannya.
Selalu ada hikmah di setiap peristiwa, “Dulu kita seperti bersaing, kini kita justru bersatu, dan saling menguatkan,” ujar Irvan, Co-founder Anomali Coffee saat berbincang dengan Femina di Instagram Live Femina beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Tip Menyeduh Teh Untuk Immune Booster dari Ahli Teh Ratna Somantri
Membantu Tenaga Medis, Chef Degan Salurkan Donasi Makanan Cepat Saji
Topic
#CoffeShop, #PenggiatKopiBekerjaSama, #Covid19, #Corona


