Food Story
Benarkah Gluten Bikin Gemuk?

22 Feb 2020


Foto: Pixabay


Ingin mengurangi berat badan adalah salah satu alasan mengapa diet gluten free menjadi tren akhir-akhir ini. Ada yang mengatakan bahwa gluten membutuhkan waktu berkali-kali lipat untuk mencernanya, sehingga mengakibatkan kegemukan. Yakin gluten bikin gemuk?

Dr. Ir. Ikeu Ekayanti, M.Kes., ahli gizi dan dosen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB mengatakan bahwa sama seperti protein lainnya, gluten membutuhkan waktu 4-8 jam untuk dicerna.

Dalam terigu, protein bertemu dengan karbohidrat, sehingga memang membutuhkan waktu yang agak lama mencernanya. Di lain sisi, produk
gluten free memiliki serat lebih sedikit sehingga tidak membantu menurunkan berat badan. Belum ada bukti kuat yang menjelaskan makanan bebas gluten bisa memperbaiki kesehatan pencernaan pada orang dengan pencernaan normal.

Lalu, mengapa para pelaku diet ini bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang relatif cepat? Menurut Ikeu, ada sugesti yang tertanam pada masyarakat Indonesia, bahwa makan mi atau roti tidak sekenyang makan nasi dan akan lebih cepat lapar. Saat mengonsumsi mi atau roti sebagai makanan utama, porsinya menjadi lebih banyak. Atau, makan lagi dalam jarak waktu yang berdekatan. 

Coba perhatikan cara mengolahnya. Digoreng, menggunakan banyak kandungan lemak, dengan topping aneka rupa. Belum lagi kebiasaan makan mi sebagai lauk. Jadi, gluten bukanlah penjahatnya, melainkan kebiasaan atau cara makan yang tidak seimbang.

Testimoni:

Roy Furkan, Manajer Bank Swasta

Sudah empat bulan saya benar-benar stop mengonsumsi mi. Bisa dibilang, hampir tidak mengonsumsi terigu. Padahal, dulu setidaknya sekali seminggu saya makan mi. Kalau bukan mi Aceh kegemaran, mi instan 2 porsi dengan tambahan telur. Awalnya karena saran teman sekantor yang juga berhenti makan mi dan bisa menurunkan berat badan dengan lumayan dalam waktu yang tidak begitu lama. Anggapannya adalah mi sulit dicerna sehingga membuat perut buncit. Menguranginya akan mengecilkan perut sekaligus menurunkan berat badan.

Akhirnya, berat badan saya turun, dari 92 kg ke 84 kg dalam waktu empat bulan. Pola makan pun sedikit berubah, lebih memilih makanan yang sedikit lebih sehat. Setelah berhasil menurunkan berat badan, sekali-sekali saya cheating makan roti atau snack berbahan terigu, itu pun belum tentu sekali dalam seminggu.

Baca Juga:

Perlukah Diet Gluten Free?

Makan Sehat Itu Dimulai Dari Rumah



Topic

#gluten, #diet, #makanansehat

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?