Food Story
Apa arti Lapis Legit di Perayaan Imlek?

29 Jan 2019


Suka makan lapis legit? Ternyata di balik kelegitannya, ada makna yang tak kalah lezat untuk diketahui.
 
Menurut food writing expert, Hiang Marahimin, lapis demi lapis pada cake yang tak lekang waktu ini menjadi simbol kemakmuran atau hoki yang berlapis-lapis. “Lapis Legit memang memenuhi kriteria kue yg dibanggakan. Tampilan dan rasanya mewah, mahal karena bahan-bahannya. Membuatnya pun sulit. Dulu bikinnya di atas oven api arang. Panasnya bukan main dan abunya kesana-kemari,” ujarnya.
 
Lapis legit dulu dikenal dengan nama Spekkoek. ‘Spek’ berarti lemak dari hewan dan ‘koek’ adalah kue. Ia pernah mencari tahu tentang Spekkoek di Belanda dan menemukan jawabannya di sebuah buku masak setempat. Buku tersebut menunjukkan foto kue yang berlemak. Dibanding versi Indonesia, teksturnya lebih kasar. Digunakan telur utuh (tidak hanya kuningnya) dan jumlah yang lebih banyak.

 
Hiang Marahimin./ Foto: Dok. Femina/ Lokasi: Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta

Di sebuah program acara di Asian Food Channel, ia melihat seorang nyonya peranakan yang punya spesialisasi kue lapis legit warna-warni. “Potongannya bisa disusun hingga berbentuk istana, mahkota, dan entah apa lagi. Rupanya keluarga raja-raja di Malaysia menyukainya sehingga Lapis Legit warna-warni dipesan sebagai centerpiece kebanggaan di acara perkawinan, ulang tahun, atau acara formal pemerintahan,” ujar penulis buku Masakan Peranakan Tionghoa Semarang, ini
 
Ia mengenang tentang gaya lama membuat Lapis Legit, ketika pengocokan adonan masih dilakukan manual. Karena tidak kuat dilakukan oleh satu orang, proses lumrah dilakukan bergantian dengan 
saudara. “Kalau enggak mau bantu nanti gak enggak dikasih. Wah, ancamannya cespleng!” tukasnya.
 
Lapis Legit di Ann's Bakehouse & Creamery. / Foto: Dok. Femina
 
Hingga kini, Lapis Legit tetap menjadi primadona sebagai santapan Imlek. Toko-toko di Jakarta telah membuka pemesanannya seawal bulan Januari, termasuk Ann’s Bakehouse & Creamery. Femina mencoba cake yang terasa sangat buttery dan harum ini di tengah peluncuran signature cake Imlek, beberapa waktu lalu. Aroma spekuknya wangi, teksurnya empuk. Bermodal kualitas bahan, toko kue yang terletak di Jalan Sungai Sambas III/ No.12, Jakarta Selatan, ini pede menjualnya seharga Rp850.000.
 
“Dipakai 35 kuning telur untuk adonan loyang 20x20 cm. Ini tahun perdana kami menjualnya setelah banyak permintaan konsumen,” ujar Irma Novia Astrilita (Lita) dari Ann’s Bakehouse & Creamery. Tiap cake sudah diiringi kartu ucapan dan bonus 1 stoples cookies.
 
“Gratis ongkir untuk pemesanan yang dilakukan hingga 10 Februari 2019,” tambah Lita. Hoki makin mudah datang ke rumah! (f)
 
Baca juga: 
Cake Cokelat dengan Aroma Jeruk, Buah Perlambang Emas di Perayaan Imlek
Terbesar di Asia Tenggara, Starbucks Reserve Dewata di Bali Punya Bar Superkeren. Ini 6 Faktanya!

 
 
 
 
 


Trifitria Nuragustina


Topic

#sayitwithcakes, #jualhampersimlek, #juallapislegit, #imlek, #lapislegit, #foodstory

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.