Food Review
Pesona Rasa Teh di Lewis & Caroll

30 Apr 2016



FOTO: DOK. LEWIS & CAROLL, TN.

Menikmati loose leaf tea (single origin) tanpa campuran apa pun dipandang sangat istimewa oleh umumnya peminum teh. Yang harus ditaklukkan Bambang Laresolo untuk Lewis and Caroll (L&C) adalah mempertemukan teh dengan rempah, buah atau bunga kering agar tercipta tea blend. Tiap bahan bak instrumen musik yang saling senyap ketika belum dipertemukan. Ketika bertemu, muncul rasa baru yang juga memesona.

Ia terhanyut dalam konsentrasi mencampur green tea, chamomile, lemongrass, rose petal, dan lemon peel. Tea blender yang diperhitungkan di Indonesia itu mengibaratkannya kenikmatan yang mungkin juga meresapi seorang komposer ketika meramu musik.

Walau Indonesia penghasil teh keempat terbesar, teh berkualitas masih dinikmati bukan oleh rakyatnya sendiri. Tamu L&C bisa menyesap white tea hingga black tea lokal yang premium berkat hubungan baik Bambang dengan perkebunan. Pemilik L&C berkenalan dengan ahli ini setelah terpikat pada ulasan tehnya yang mendalam di suatu blog.

 “Sejak lama Mama ingin membuka teahouse. Ia lalu terinspirasi salah satu toko teh di Boston, kota tempat saya berkuliah,” buka sang anak, Edward Tirtanata, sambil menuang Spa Wellness untuk femina. Ada enam campuran bahan dalam tea blend ini. Interior kekinian dan lokasi strategis sukses mengajak awam untuk tak segan nongkrong sambil ngeteh. Tempat yang dibuka bermodal nekat ini penuh kala weekend. Prestasi di tengah publik yang terbiasa menikmati kopi.

Kebolehan L&C lainnya, mengimbangi perhatian pada makanan. Semua produk rotinya pilihan, termasuk untuk sandwich. Sayuran salad yang renyah, dengan dressing yang balans ‘diuji’ oleh sang ibu yang vegetarian. Matcha, chai, dan earl grey L&C bisa dinikmati pada es krim dan pannacotta.

Teh-teh dalam tube bisa diantar ke meja untuk Anda hirup. Ada pula pu‘erh (1993, Jing Mai) gyokuro, hingga oloong Bengkulu. Sebagian teh diseduh menggunakan steampunk, mesin pintar yang mengatur suhu dan durasi seduh. Visi L&C di kedepannya adalah mengekspor teh Indonesia sebagai brand, bukan sebagai komoditas. Teh dan perlakuan yang semestinya!
 
Alamat: Jl. Bumi No.4, Pakubuwono, Jakarta Selatan Telp: (021) 2702660. Jam buka: 08.00–22.00 WIB. Harga*): Rp75.000–Rp125.000. Suasana: Modern lewat ruang lapang, berwarna muda.

Trifitria Nuragustina


 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.