Fiction
Gado-gado : Uban!

30 Dec 2018


ilustrasi: tania.
 
Apakah Anda termasuk orang yang sudah ubanan sejak usia muda? Usia muda yang saya maksud adalah kurang dari dua puluh tahun. Jika ya, apakah Anda berusaha segala cara untuk menutupinya atau membiarkannya saja?
 
Sebagian besar orang ubanan karena usia, sebagian kecil karena faktor genetis, stres, gizi buruk, ataupun riwayat penyakit berat. Saya termasuk satu dari sedikit orang yang sudah ubanan sejak usia masih belasan tahun. Itu terjadi sepertinya karena faktor genetis. Jadi, bayangkan saya sudah direpotkan uban sejak masih SMP!
 
Awal muncul, uban kepagian itu hanya satu-dua helai. Tambah umur, uban makin subur. Yang membuat sebal, uban saya tumbuh hanya beberapa millimeter dari pangkal rambut. Saya jarang sekali menemukan satu helai rambut putih semua. Kalau bisa memilih, saya pilih sedikit helai tapi panjang daripada banyak helai tapi pendek-pendek, kan jadi seperti di-highlight, haha... ha….
 
Saya tak punya salon langganan. Jadi, tiap kali ada keperluan ke salon, selalu  pindah-pindah tempat, antara salon di mal, ruko, dan salon rumahan. Komentar menyebalkan selalu keluar tiap kali gunting rambut.
 
Eh, ada uban, cabut, ya. Paling enggak tahan, nih, kalo liat uban.”
 
“Iya,” jawab saya sambil tersenyum tipis, padahal dalam hati senyum sewot.
 
“Masih muda, kok, udah ubanan?”
 
“Rambutnya enggak kuat kena bahan kimia kali? Pernah di-smoothing atau dikeriting, ya?”
 
“Mungkin salah pake sampo?”
 
Saya sudah bosan diberondong pertanyaan-pertanyaan seperti itu dan uban ini rupanya jadi bahan obrolan yang disukai di tiap salon. Percakapan tentang uban selalu dengan intonasi seakan-akan uban adalah penyakit segolongan panu, kadas, atau kurap. Huh… menyebalkan.
 


Topic

#gadogado, #fiksi

 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.