Fashion Trend
Yoyo Cao & Arrisa Cheo, dari Fashion Influencer Menjadi Desainer

13 Feb 2018


Nama Arrisa Cheo (35) dan Yoyo Cao (29) barangkali terdengar asing. Namun, di negara asalnya, Singapura, duo fashionista ini begitu populer. Mereka top fashion influencer yang punya talenta merancang busana berkat passion mereka yang kuat di bidang mode. Akhir November lalu, mereka membawa koleksinya masuk ke Indonesia lewat butik Love and Flair yang menjadi reseller pertama dan eksklusif dari koleksi ARISSA X dan Exhibit Store di Indonesia.
 
Menjadi Diri Sendiri
Arissa Cheo (35)

I’m so much in love with fashion,” ungkap Arissa dengan mata berbinar, ketika disapa femina di butik Love and Flair, Plaza Indonesia (30/11). Di depan kami, sederet busana karyanya di bawah label ARISSA X menjadi bukti kesungguhan cinta Arissa pada fashion. Meski tak pernah mengenyam pendidikan fashion design, nyatanya ia mampu menghasilkan karya yang baik dan namanya cukup diperhitungkan di kalangan fashion.
 
Untuk koleksi desain yang ia bawa ke Jakarta, Arissa menawarkan garis rancangan yang terlihat maskulin. Permainan cutting asimetris mendominasi sejumlah busananya. Terbayang bagaimana anggun namun sekaligus terlihat powerful si pemakai baju rancangannya.
 
Penampilan yang menarik, menurut Arissa, banyak memberikan energi positif bagi dirinya, terutama di lingkup profesional. Mulai dari meningkatkan kepercayaan diri hingga membentuk image diri yang baik. Sekalipun demikian, Arissa mengaku bahwa ia tidak ingin ‘disetir’ bagaimana harus berpenampilan.
 
“Saya tahu ada banyak orang yang memperhatikan saya. Tapi, saya bukanlah selebritas. Saya tidak harus menjawab semua keinginan publik. Hanya, saya merasa harus bertanggung jawab pada diri saya sendiri. Untuk tetap menjadi diri saya,” ujarnya bijak, menanggapi bagaimana cara ia menjaga reputasi diri di balik popularitasnya.
 
Di Singapura, Arissa telah dikenal luas sebagai seorang sosialita muda, ahli waris perusahaan minyak. Arissa kerap menjadi sorotan media lokal di sana. Sosoknya makin diperhatikan orang sejak ia menikah dengan salah seorang personel band F4 asal Taiwan, Vaness Wu, November 2013. Beruntung, popularitas telah berada di genggaman tangannya sejak lama.
 
Arissa termasuk public figure yang senang membagikan inspirasi fashion di akun media sosialnya sejak dulu. Akun media sosialnya dipenuhi foto-foto dirinya yang selalu tampak modis dan ada juga rekomendasi brand atau label-label fashion yang disukainya.
 
Akun pribadi Instagram-nya, @xarissaxcheox, memiliki lebih dari 352.000 pengikut (per Desember 2017). Label Arissa X diluncurkan pada tahun 2016. Pesan yang ingin disampaikan lewat rancangannya adalah fashion seharusnya menjadi bentuk ekspresi individual: fun, effortless, dan menjadi diri sendiri. Debut karyanya terpilih untuk ditampilkan dalam anggung Singapore Fashion Week 2016. Ilmu komunikasi yang didapatnya dari University of Southern California, Amerika Serikat, kini terpakai saat menjalankan bisnis fashion miliknya. Terutama pemahaman strategi pemasaran lewat media sosial.
 
“Dulu, orang berjualan hanya lewat e-commerce atau media sosial Facebook. Kehadiran bisnis yang dijalankan di Instagram, menjangkau pasar lebih luas lagi,” tutur Arissa, yang mempromosikan rancangannya melalui www.arissa-cheo.com, Instagram @arissa_x dan Facebook Arissac_x.
 
Arissa juga sering berkolaborasi dengan pelaku kreatif dari berbagai bidang. “Saya berkolaborasi dengan desainer jewellry asal Taiwan Christina Lu atau dengan desainer sunglasses René Chu. Karya mereka membuat rancangan saya terlihat lebih menarik,” papar Arissa.

Klik page number di bawah untuk melihat profil Yoyo Cao
 

Reynette Fausto


Topic

#fashiondesigner

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.