Fashion Trend
Tampil Keren dengan Gaya Tentara

4 Oct 2017


Tren ini terinspirasi dari seragam militer pada abad ke-19 saat Perang Dunia II. Pada masa itu, negara-negara di Eropa memusatkan perhatiannya pada pendanaan perang. Hal ini turut memengaruhi dunia mode dan cara berpakaian. Busana yang ada di pasaran cenderung berwarna gelap dan mengadopsi siluet busana tentara yang tegas, dan fungsional. Konsep military fashion ini selalu mendapatkan ‘tempat’ di panggung hingga saat ini yang menjelma menjadi street style yang modis.
 

Motif Camouflage
Motif ini digunakan oleh tentara Inggris pada awal tahun 1800-an untuk melindungi diri terhadap akurasi sasaran tembak senjata yang makin canggih. Motif loreng membantu para tentara bersembunyi dan ‘menyatu dengan alam’ saat berperang.
 
Baju ABRI di Indonesia pun memiliki motif camou warna hijau. Alasannya adalah karena medan perang Indonesia lebih dominan dengan hutan tropis berwarna hijau, tanah, dan kayu berwarna cokelat.
 
Motif camouflage dengan warna hijau army sangat sering melebur dalam bermacam jaket atau busana yang lebih feminin seperti gaun, jumpsuit, dan aksesori emblem yang kini makin naik daun.
 

Boots
Sepatu boots dengan bahan tebal berawal dari alas kaki bangsa Mongolia agar dapat bertahan di cuaca dingin yang ekstrem. Fungsi sepatu boots sebagai penghangat tubuh bergeser pada masa kejayaan Napoleon Bonaparte.
 
Pada masa itu para tentara menggunakan boots karena bahan kulit yang digunakan dinilai tahan banting untuk segala medan perang. Bentuk sepatu yang tinggi membantu tentara lebih nyaman menyeberangi sungai dan menempuh dataran terjal.
 
Kini variasi model sepatu boots amat beragam dari segi desain. Termasuk The Wellington Boot asal Inggris atau Frye Boots asal Amerika, yang populer. Dr. Martens adalah salah satu brand sepatu asal Jerman yang juga konsisten menampilkan varian sepatu model boot.
 
Pilihan produk: DR MARTENS, CAITE, RP2.433.900
 

Febianca Putri


Topic

#inspirasibusana