
Sebanyak 3 ton baju bekas telah terkumpul melalui beberapa titik showroom Modena, sejak November 2021. Drop box baju donasi ini kolaborasi bersama Setali Indonesia, gerakan socialpreneur milik Andien dan Intan Anggita dalam memberikan wujud baru pada limbah fesyen.
"Kami memiliki salah satu campaign yang bernama Healthy Home Living. Tentunya, 'healthy' bukan hanya untuk kita sebagai manusia, tetapi juga untuk bumi,” ujar Tommy Pratomo selaku Head of Corporate Communications & Partnership Modena.

Andien dan Intan di balik Setali. (dok.Setali Indonesia)
Dalam acara media bertajuk "Restyling the Future", 22 April 2022, bertepatan dengan Earth Day, disampaikan bahwa kolaborasi perdana Modena Indonesia dengan organisasi sustainable fashion ini telah menghasilkan sederet merchandise dan aksesori cantik, karya penjahit keliling binaan Setali. Keduanya percaya, hal-hal kecil secara bersama-sama perlu menjadi penyeimbang serbuan fast fashion.
Sejak 2018, sebagian besar modal riset fesyen berkelanjutan oleh Setali Indonesia diraih dari hasil penjualan murah produk upcycle-nya ke masyarakat. Figur Andien yang dekat dengan fesyen mendekatkan isu yang adalah imbas dari industri fesyen ke komunitasnya. Sementara, Intan yang sebelumnya lama berada di Greenpeace, telah menggenapkan beragam proyek penyelamatan lingkungan.
Bersamaan, turut diluncurkan Modena - SolarPad dan Solar Water Heater. Keduanya produk yang didorong Modena dalam rangka penggunaan renewable energy.
"Sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa, sinar matahari yang berlimpah di Indonesia sangat sayang apabila tidak dimanfaatkan. Padahal, solar energi bisa menjadi alternatif sumber energy yang lebih ramah lingkungan. Modena headquarter juga sudah menggunakan SolarPad. Jadi listrik kita sudah hampir 100% menggunakan energi matahari,” ujar Tommy.

Tampilan solar panel di headquarter Modena. (dok.Modena)
Tak hanya di green building, solar panel kini tengah memasuki perumahan modern. Harganya tergantung kebutuhan biaya listrik yang ingin dipangkas pengguna, dan bisa dimulai dari Rp30 juta.
Solar panelnya telah digunakan sebagai alternatif pengganti listrik di Desa Sirnajati, Bekasi dan Desa Tipar Raya, Tangerang, sebagai program CSR. Selanjutnya, di beberapa ruang publik di Jakarta, seperti di halte TransJakarta.
Seiring, Tommy menuturkan bahwa home appliance di Modena lainnya terus diproduksi dengan pemahaman hemat energi. (f)
Baca juga:
7R Agar Kita Tidak Menyumbang Sampah Fashion
Membaca Tren Fashion Global 2022 Bagi Pelaku UKM
Bawa Isu Fast Fashion, Launching Gerai Kopi Plant-Based Dibarengi Bazar Preloved
Trifitria Nuragustina
Topic
#sustainablefashion, #andien, #fesyenberkelanjutan


