Family
Tumbuhkan Rasa Peduli dan Empati Anak Lewat 4 Cara Ini

21 Aug 2021

Foto: Pixabay


Menumbuhkan sikap empati pada anak-anak perlu dilakukan sejak dini agar nantinya mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik hati, memiliki rasa keadilan yang tinggi, dan memiliki hubungan sosial yang sehat dengan orang di sekitarnya.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan empati? Menurut pakar perkembangan anak Gwen Dewar, inti dari sikap empati adalah rasa peduli terhadap orang lain. Bukan sekadar mampu menempatkan diri di posisi orang lain, orang yang mampu berempati juga memiliki keinginan untuk membantu mereka yang sedang kesusahan. Dalam buku karyanya, UnSelfie: Why Empathetic Kids Succeed in Our All-About-Me World, pakar psikologi pendidikan Michele Borba menekankan pentingnya punya sikap empati di tengah kondisi masyarakat yang makin individualis dan narsistik.

Sikap empati bisa mencegah anak melakukan tindakan egoistis yang merugikan orang lain, seperti curang, perundungan, dan mencuri. Menurut Michele, mengembangkan sikap empati juga berguna untuk mencegah gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan. Studi di Universitas California mengungkap, komponen kunci dari empati, yaitu kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, sudah mulai terbentuk sejak usia 18 bulan. Meski terbentuk secara alami, kemampuan seseorang untuk berempati juga dipengaruhi oleh pola asuh dan lingkungan.

Berikut tip untuk membantu anak memelihara dan mengembangkan sikap empati:

1. Asah kecerdasan emosi

Membantu anak memahami berbagai jenis emosi yang sedang ia alami berarti juga membantunya mengenali jenis emosi tersebut pada diri orang lain. Ketika anak tampak gusar, pancing dia mengungkapkan perasaan. Misalnya, dengan bilang, “Kakak kenapa? Kesel, ya? Karena tadi Ade rebut mainan Kakak? Atau, Kakak sedih karena mainannya rusak?”

Bukan hanya anak, orang tua juga bisa berbagi emosi yang sedang dirasa, misalnya ketika Anda sedih melihat liputan tentang bencana alam di televisi. Dengan melakoni latihan ini, anak akan memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik dan memiliki kemampuan lebih besar untuk mengembangkan empati terhadap orang lain.

2. Beri contoh yang baik

Anak-anak adalah peniru ulung. Karena itu, cara terbaik untuk mengasah sikap empati pada mereka adalah memberi teladan. Anda bisa mulai dari kegiatan sehari-hari, seperti tidak memberi tugas berlebihan kepada asisten rumah tangga, memberikan air minum kepada petugas pengantar paket, mengirim makanan kepada teman yang sakit, atau memilah pakaian untuk didonasikan kepada panti asuhan.

3. Beri apresiasi

Jika suatu saat anak menunjukkan sikap peduli kepada orang lain, tunjukkan apresiasi Anda dengan memberi pujian pada anak dan ucapan terima kasih. Misalnya, ketika si bungsu sengaja menyisihkan cokelat bagiannya untuk kakak. Atau, saat anak berinisiatif membantu Anda mengerjakan pekerjaan rumah. Apresiasi dari orang tua akan membuat anak lebih semangat untuk melakukan hal-hal serupa di lain waktu.

4. Ajak bersyukur

Mengajak anak untuk mensyukuri berbagai hal yang ia miliki akan membuatnya memandang kehidupan secara lebih positif, terutama saat banyak orang kehilangan anggota keluarga akibat pandemi. Pemahaman bahwa ia lebih beruntung dibandingkan anak-anak lain akan menggerakkan hatinya untuk berempati dan mengembangkan kepedulian terhadap sesama. (f)


Baca Juga: 
Jangan Mager! Aktif Berolahraga Tingkatkan Imunitas Anak
Jangan Lakukan 5 Hal Ini Terhadap Guru Anak Anda
Kembali Beraktivitas #DiRumahSaja, Isi dengan Kegiatan Seru Bersama Anak, Ini Inspirasinya





 


Topic

#empati, #pendidikananak, #sikapanak, #tumbuhkembanganak, #mentalanak

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?