
Karena kaya antioksidan, penelitian telah menemukan banyak kaitan teh hijau dengan pencegahan kanker, kesehatan mulut, dan kesehatan jantung.
“Sebagian besarnya terkait dengan komponen bioaktif yang disebut polifenol,” kata Megan Meyer, Ph.D., direktur komunikasi sains di International Food Information Council, dikutip dari artikel Is Green Tea Good for You? 3 Benefits Backed by Science di situs Glamour.
Proses pengolahan yang minim di kebun jika dibandingkan teh hitam menjaga kandungan ini.
Data epidemiologis menunjukkan bahwa diet kaya polifenol melindungi dari penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
Polifenol ini termasuk katekin dan epigallocatechin gallate (EGCG), yang berfungsi sebagai antioksidan kuat melawan penyakit.
Trifitria Nuragustina
Topic
#tehhijaujkt




