Proses merendam adonan dalam minyak sayur membuat adonan martabak tidak mudah robek dan lebih elastis saat dipipihkan. Jika suka, ganti dengan telur bebek. Bahan:
Minyak sayur, untuk merendam adonan kulit dan menggoreng
Kulit, aduk rata:
325 g tepung terigu serbaguna
1 butir telur ayam, kocok lepas
½ sdt garam
140 ml air
Kuah:
100 ml air
2 sdm kecap asin
1 sdm gula pasir
2 sdt cuka
80 g bawang bombay, iris tipis
2 buah cabai rawit hijau, iris serong
Tumisan daging:
3 sdm minyak sayur
90 g bawang bombay, cincang kasar
200 g daging sapi giling
3 lembar daun jeruk
2 sdt kari bubuk
1 batang serai, memarkan
1 sdm kecap manis
1 sdt garam
½ sdt merica putih bubuk
Bumbu, haluskan:
10 g kemiri
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
3 cm jahe
Isi:
100 g bawang bombay, iris
2 butir telur bebek
2 buah cabai hijau keriting, iris
2 batang bawang daun, iris
Cara Membuat:
1. Kulit: Campur tepung, telur, dan garam. Secara bertahap, tuang air sambil diuleni hingga kalis. Bagi menjadi 4 bagian, bulatkan. Rendam dalam minyak hingga menutupi permukaan selama ± 5 jam.
2. Kuah: Panaskan air, kecap asin, dan gula, angkat. Tambahkan sisa bahan, aduk rata. Sisihkan.
3. Tumisan daging sapi: Panaskan minyak, tumis bawang hingga harum. Masukkan daging, aduk hingga berubah warna. Masukkan sisa bahan dan bumbu halus. Aduk hingga cairan hampir habis. Angkat. Setelah tidak panas, campur bahan isi. Sisihkan.
4. Ambil satu bagian adonan, pipihkan. Masukkan ke dalam wajan datar lebar berisi minyak panas. Sendokkan bahan isi pada bagian tengah kulit, ratakan. Bungkus menyerupai bentuk amplop.
5. Goreng sambil disiram-siram dengan minyak hingga matang. Angkat, tiriskan. Potong-potong.
6. Ulangi langkah yang sama hingga bahan habis. Sajikan disertai kuah. (f)
Untuk 24 potong



