
Foto: Shutterstock
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional 2019, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai sebesar 38,03 persen. Sementara tingkat inklusi keuangannya mencapai 76,19 persen.
Bila dirinci berdasarkan gender, tingkat literasi keuangan laki-laki sebesar 39,94 persen, sedangkan tingkat literasi keuangan perempuan hanya sebesar 36,13 persen. Untuk tingkat inklusi keuangan, laki-laki sebesar 77,24 persen dan perempuan sebesar 75,15 persen.
Menjadi pekerjaan rumah banyak pihak untuk terus mendorong inklusi dan literasi keuangan wanita guna meningkatkan peran mereka dalam menggenjot pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.
Selain itu, dengan literasi keuangan yang baik peran perempuan akan semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangganya.
Untuk memajukan literasi finansial dan membangkitkan semangat pemberdayaan ekonomi wanita, Ternak Uang berinisiatif acara Women’s Economic Empowerment Week yang berlangsung selama empat hari, mulai 16 - 19 Desember 2021.
“Pada dasarnya, setiap individu harus memahami literasi finansial dan menerapkan pengaturan finansial yang baik, khususnya untuk perempuan yang berperan sebagai penopang ekonomi keluarga,” ungkap Felicia Putri Tjiasaka, Co-founder Ternak Uang.
Rangkaian acara Women’s Economic Empowerment Week, yang didukung oleh perusahaan sekuritas, Indo Premier Sekuritas (IPOT), terdiri dari beberapa sesi yang bisa dipilih, yaitu:
Sesi I (16 Desember 2021) - “Bisnis dan Investasi Syariah Masa Kini”
Bersama Zaskia Adya Mecca, aktris sekaligus founder Meccanism Indonesia akan membahas jenis-jenis investasi syariah, sudut pandang muslim terhadap investasi, alokasi investasi dan simulasi investasi berdasarkan tujuan keuangan, agar perempuan lebih mengenal bisnis dan investasi syariah.
Sesi II (17 Desember 2021) - “Pendidikan sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi”
Figur muda dalam dunia pendidikan sekaligus konten kreator, Gita Savitri akan berbagi pengalamannya dengan para peserta tentang pentingnya pendidikan.
Sesi III (18 Desember 2021) - “Perempuan Tangguh dalam Pasar Modal Indonesia”
Tiga perempuan praktisi pasar modal, yaitu Naarah Joesoef (equity analyst), Elsa Tadjudin (equity capital markets), dan Patricia Gabriela (research analyst) untuk memberi gambaran mengenai karir dalam dunia pasar modal dan bagaimana mereka mengelola keuangan pribadinya.
Sesi IV (18 Desember 2021) - “Pemberdayaan Perempuan melalui Ekonomi Kreatif”
Dua figur wanita muda dalam dunia ekonomi kreatif Erika Richardo, seorang konten kreator dan founder Bypainters, dan Eva Alicia, konten kreator yang juga merupakan founder She Wears Gold akan memberi gambaran mengenai karir dalam industri kreatif serta bagaimana mereka mengelola keuangan pribadinya.
Sesi V (19 Desember 2021) - “Perempuan dan Kewirausahaan”
Istimewa, sesi ini akan diisi oleh Susi Pudjiastuti, pengusaha dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia. Dalam sesi ini, pemilik maskapai penerbangan Susi Air ini akan membagikan ilmu mengenai kewirausahaan dan pengelolaan keuangan bagi para wanita.
“Meningkatnya literasi finansial di kalangan wanita tentu mendorong lahirnya calon wanita yang berpengaruh dalam dunia ekonomi Indonesia. Kami berharap, rangkaian acara Women’s Economic Empowerment Week dapat menumbuhkan semangat dan mendorong setiap perempuan untuk sama-sama belajar dan bertumbuh menjadi perempuan yang paham akan pentingnya literasi finansial,” tutup Felicia.
Seluruh gelaran Women’s Economic Empowerment Week dapat diikuti secara gratis. Bagi yang tertarik untuk menonton dan menghadiri langsung acara ini secara virtual, dapat mendaftarkan diri melalui form pendaftaran di: https://www.ternakuang.id/event-detail?eventId=105. (f)
Baca Juga:
Hadiri Women’s Economic Empowerment Week! Mulai Tanggal 16-19 Desember 2021
Jelang Akhir Tahun, Ini Jurus Atur Keuangan Pribadi Agar Bisa Investasi
Jangan Cemas Dulu, Ini Penyebab Harga Emas Fluktuatif
Faunda Liswijayanti
Topic
#literasikeuangan




