BizNews
Raih Peluang Pasar Global Lewat Ajang Good Design Indonesia 2021

14 Apr 2021


Foto: Dok. Femina
 
Membuka Pasar Internasonal

Bagaimana agar menang? Jacob Gatot S., Co-Founder M Bloc, Arsitek, salah satu Anggota Juri GDI 2021 memberi tips. Walaupun Anda boleh mendaftar lebih dari satu produk, sebaiknya lakukan kurasi sendiri dulu. Bobot utama tetap pada desain. Good design is a good business. Penilainan lain adalah sisi orisinalitas, paling tidak ada satu tawaran yang baru, ada kebaruan. Lalu, fungsional. Kita tidak memilih barang hanya jadi pajangan, produk itu harus memiliki daya jual secara global. Ada lokalitas yang berselera global. Produk itu mesti memiliki sesuatu yang beda dengan produk dari Jepang, Thailand, misalnya. Sustainability, apakah ramah lingkungan, dunia kini lebih menyukai produk upcycling. Apakah ada inovasi di sana. Selain itu benda itu harus bisa diproduksi secara massal. Kita tidak sedang mencari produk seni,” urai Gatot.


Tidak perlu berpikir produk itu harus spektakuler sekali. Ia mencontohkan, tahun lalu ada ballpoint kayu. Benda ini terkesan sederhana, tapi ia memiliki inovasi, yaitu tidak berisi tinta dan menggantinya dengan logam, sehingga tidak perlu diisi ulang.

Meski ajang ini bernama Good Design Indonesia, tapi jurinya bukan hanya berasal dari pakar desain, melainkan dari berbagai bidang. Karena itu ada banyak aspek tadi yang dinilai dan bisa diperdebatkan, serta menentukan kemenangan. Tahun lalu ada produk tenun nusa penida. Produk tenun kan banyak, tapi pesertanya berargumen, meski terlihat sama tapi tekniknya hampir punah dan menggunakan bahan alami yang hanya ada di nusa penida. Serta dampaknya bagi wanita desa sangat besar. Hal-hal seperti itu bisa jadi pertimbangan,”ujar Gatot.

Tak perlu ragu untuk mendaftar Good Design Indonesia 2021, karena ia akan memberi banyak manfaat bagi bisnis Anda. Seperti diceritakan Wijayanti Puspitarini, salah satu Pemenang Good Design Indonesia 2018. Wanita yang akrab disapa Pipit ini adalah desainer Retota Interior & Accecories yang telah berpengalaman 12 tahun. Pada tahun 2018 kreasinya berupa pelapis dinding berbahan dasar kertas koran berhasil memikat juri.

Retota, adalah brand rumah tenun yang memproduksi tenun menggunakan teknik tradisional untuk produk interior. Awalnya mereka menggunakan bahan alami, pada tahun 2017 mencoba memakai kertas koran.

Sebetulnya di Yogyakarta banyak kreasi dari kertas koran tapi kami ingin menciptakan sesuatu yang berbeda. Kertas koran kami warnai, tempel, dan tenun, hingga jadi seperti mozaik. Saat pembuatannya kendalanya sulit membuat motif yang diinginkan. Setelah uji coba 2-3 bulan kami bisa menghasilkan desain mozaik yang random tanpa ada pengulangan.”

Keunikan produknya membuatnya meraih predikat Good Design Indonesia Best 2018. Dibantu Kementerian Perdagangan mereka memajang produk Retota dalam ajang Good Design Award di Jepang. Meski tak menang di Jepang, Good Design Indonesia membantu Retota meningkatkan reputasi brand. Sebuah hal yang sangat berharga. Kami mendapat banyak pesanan untuk hunian rumah tinggal dan perkantoran. Saat ini kami sudah punya distributor di Singapura,”ujar Pipit.

Tidak hanya berusaha mendapatkan produk dengan desain terbaik, pemerintah juga ingin memberi nilai lebih bagi masyarakat Indonesia, meningkatkan ekspor, meningkatkan ekonomi, agar Indonesia keluar dari resesi. Kami ingin Indonesia menang di masa pandemi, pungkas Olvy.

Tunggu apalagi. Segera daftarkan produk barang dan jasa Anda untuk berkompetisi di Good Design Indonesia 2021. Pendaftaran masih terbuka hingga 30 April 2021. (f)


Link pendaftaran Good Design Indonesia 2021: http://iddc.kemendag.go.id/gdi/

Call Center:
08569932187 (Sofyan)
085226979263 (Ika)
 
Atau langsung datang ke Indonesian Design Development Center (IDDC)
Letjen S. Parman St No. 112. RT.3/RW.8, Grogol,
Grogol Petamburan, Jakarta Barat.


Nuri Fajriati (Kontributor)


Topic

#GDI2021, #ekspor, #gooddesaignaward, #indonesiagooddesign

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?