BizNews
Bhayangkari Jawa Barat Manfaatkan Teknologi Untuk Mengembangkan Bisnis Anggota

17 Nov 2020


Foto: Dok. Femina Media


Kewirausahaan  atau entrepreneurship  semakin meningkat jumlahnya di masa pandemi ini.  Banyak sekali yang digerakkan oleh wanita.  Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang sudah dirintis sebelum pandemi  juga terus bergeliat untuk menggerakkan perekonomian negeri ini, dengan memanfaatkan teknologi digital dan format media sosial.

Berdasarkan pada program-program kewirausahaan perempuan yang diadakan oleh platform Wanita Wirausaha Femina bersama Facebook She Means Business, terlihat sekali adanya peningkatan antusiasme para wirausaha wanita di Indonesia.

Bhayangkari sebagai organisasi istri atau pendamping anggota Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) turut berupaya mengembangkan potensi anggotanya dalam kewirausahaan dalam skala usaha mikro, kecil dan menengah untuk mendapatkan income tambahan.

Pengembangangan potensi kewirausahaan dalam organisasi Bhayangkari ini berhasil menarik minat dari para anggotanya dari seluruh Indonesia untuk berkreasi dan menghasilkan berbagai produk unik, menarik dan eksklusif  yang bernilai ekonomi.

Lulytha Adhani Rudy Sufahriadi, Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat mengatakan bahwa dengan adanya market place dan media sosial, UMKM khususnya yang digerakkan oleh anggota Bhayangkari di Jawa Barat juga ikut bertambah dan berkembang.

Sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan usaha para anggota, terutama dalam hal promosi, Bhayangkari Jawa Barat menyediakan beberapa platform berupa akun Instagram, channel YouTube dan website dengan nama https://pinkersjabarolshop.id/.

“Di website tersebut, kami menyediakan informasi kewirausahaan berupa artikel dan foto dari para pakar atau pelaku UMKM,” katanya dalam acara talkshow “Bhayangkari Jawa Barat Meraih Peluang Bisnis” yang digelar bersama Femina dan disiarkan secara langsung melalu Facebook Page Femina Media pada 12, November 2020.

Begitu pula di akun Instagram dan Channel YouTube pinkersjabarolshop.id diisi dengan konten-konten yang tentang binsis para anggota.

“Kami menyediakan website, akun Instagram dan channel YouTube untuk menghubungkan pelaku UMKM dengan calon pembeli,” katanya.
 
Lulytha menambahkan bahwa setiap wilayah di Jawa Barat memiliki ciri khas masing-masing, begitu pula dalam hal usaha yang dijalankan oleh anggota Bhayangkari. Ditambahkan lagi Jawa Barat yang merupakan salah satu provinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia. Sehingga setiap pelaku UMKM memiliki peluang besar mengembangkan usahanya.  

“Mereka tidak hanya pintar mengambil peluang, tetapi juga bisa menghasilkan suatu produk yang berkualitas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa, hingga saat ini ada sekitar 42 pelaku UMKM yang merupakan anggota dari Bhayangkari Jawa Barat.

Dua di antaranya yang turut hadir dalam acara talkshow “Bhayangkari Jawa Barat Meraih Peluang Bisnis” adalah Ulpa Fitriyani, Bhayangkari PC Bogor Kota, pemilik produk makanan kering kemasan Tobo Kito. Ia telah memula usahanya ini sejak April 2016 dan berlokasi di kota Bogor. Serta Entin Solihat, PC Bhayangkari Cirebon, pemilik usaha batik dengan merk Al Fath Batik Cirebon.

“Produk-produk mereka bervariasi dan berkualitas bagus serta memiliki daya saing. Saya optimis akan semakin bertambah UMKM yang berpotensi untuk berkembang dan dikenal lebih luas,” katanya. (f)


Baca Juga:

Dukung Pemberdayaan UMKM Wanita, Bhayangkari Gelar Bazar Online Bersama Femina

Pertemuan Prana Group Dengan Pengurus Pusat Bhayangkari R.I Untuk Pemberdayaan Wanita

Reservasi dan Menu Digital Harus Mulai Diterapkan Pelaku Usaha Kuliner
 


Topic

#bhayangkari

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?