Tips
Hindari Rasa Sakit Saat Waxing? Bisa, kok!

30 Aug 2018

Dok: Pexels.com

Takut sakit menjadi salah satu alasan wanita malas melakukan waxing. Pada saat waxing, proses pengolesan lilin hangat pada kulit serta penarikan untuk mengangkat rambut memang dapat menimbulkan rasa sakit dan memberikan efek samping komplikasi kulit. "Waxing dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, bintik-bintik merah di bawah kulit, iritasi, luka lecet, dan reaksi alergi,” jelas dr. Dewi Hasanah, SpKK.

Meski begitu prosedur penghilangan rambut dengan cara mencabut dari akar atau folikel (epilasi) menggunakan lilin ini dipercaya dapat membantu menjaga permukaan kulit tetap halus. Selain itu, rambut baru akan muncul setelah 4-6 minggu. Tekstur rambut baru pun lebih tipis dibanding dengan
prosedur penghilangan rambut lainnya, seperti bercukur.
 
Waxing dapat dilakukan saat rambut-rambut yang tidak diinginkan mulai tumbuh, yaitu sekitar usia 12-13 tahun. Anak remaja biasanya menyukai waxing pada area ketiak. Namun, sebaiknya hanya dilakukan bila rambut tumbuh berlebihan dan menimbulkan rasa tidak percaya diri. “Untuk area bikini sebaiknya dilakukan sesudah usia 17 tahun. Proses bikini waxing dikhawatirkan dapat menimbulkan trauma psikologis bagi anak,” jelas dr. Dewi.
 
Perhatikan beberapa hal berikut ini agar Anda tetap nyaman saat melakukan waxing.

Sebelum
1/ Tentukan area tubuh yang akan di-waxing. Alis, wajah, ketiak, dada, punggung, perut, lengan, area bikini, serta tungkai adalah area yang bisa di-waxing.
2/ Agar proses waxing menjadi lebih mudah, biarkan rambut tumbuh 1/2 - 1 cm.
3/ Jangan berjemur dan mencukur rambut di area tubuh yang akan di-waxing, beberapa hari sebelumnya agar kulit tidak lecet dan iritasi.
4/ Jangan lakukan waxing saat menstruasi dan 3 hari sebelum menstruasi agar tidak sakit.
5/ Lakukan scrubbing untuk eksfoliasi dua hari sebelum waxing untuk mencegah ingrown hair (rambut tumbuh ke dalam. Pengelupasan atau peluruhan sel kulit mati mencegah penyumbatan pada akar rambut sehingga rambut baru dapat tumbuh lebih mudah. Pilih scrub, sabun mandi, atau sabun pembersih wajah mengandung salicylic acid, aloe vera, dan kedelai yang menenangkan kulit. Hindari kandungan alkohol yang membuat kulit mudah iritasi.

Saat Waxing
1/ Gerakan mengambil dan mengeluarkan napas membantu mengurangi rasa sakit. Tarik napas panjang saat wax diaplikasikan dan embuskan napas saat wax ditarik.
2/ Cara lain, palingkan wajah dan lakukan gerakan batuk saat wax akan ditarik. Gerakan ini juga bisa mengalihkan perhatian dari rasa sakit.

Sesudah
1/ Kompres area kulit dengan handuk kecil halus yang telah direndam susu dan air dingin selama 10 menit. Ulangi selama 1 jam. Kandungan lactic acid pada susu berfungsi menenangkan kulit yang kemerahan setelah waxing.
2/ Oleskan lotion atau minyak mengandung aloe vera untuk melembapkan sekaligus meredakan nyeri kulit yang kemerahan dan bengkak akibat waxing. Atau, oleskan krim dengan kandungan hydrocortisone sehari 2 kali hingga sembuh.
3/ Aplikasikan lotion mengandung alpha hydroxyl acids untuk melembapkan kulit.
4/ Hindari paparan sinar matahari langsung dan lindungi kulit setelah waxing. Oleskan pelembap atau body lotion mengandung SPF minimal 15 atau SPF 50 saat beraktivitas. (f)

Baca Juga: 
8 Cara Aman Waxing di Rumah
4 Cara Membuat Kaki Terlihat Lebih Mulus
Apakah Waxing, Ratus, dan Douching Aman untuk Vagina?


 

Fiqi Banafsaji


 

polling
Resolusi 2019

Prioritas yang ingin dicapai tahun iniSudah masuk tahun 2019, nih. Tentu sudah ada rencana dan resolusi yang ingin Anda capai.