Tips
Ask The Expert : Saat Sakit Warna Kuku Berubah?

27 Jul 2020


Dok. Shutterstock




Nail art sedang banyak disukai saat ini dengan motif-motif yang sangat lucu dan kreatif. Tapi periksa dulu dong kesehatan kukunya. Kalau kuku sedang terlihat kekuningan, jangan malah ditutupi kuteks. Cari tahu penyebabnya dan segera atasi masalahnya. 

Tahukan Anda bahwa keadaan fisik kuku bisa menjadi tanda awal keadaan umum kesehatan tubuh kita. 

Tanda-tanda kuku yang normal :

  1. Warna  kuku yang rata, cenderung berona pink muda 

  2. Tekstur  kuku halus tanpa alur atau pecah 

  3. Pertumbuhan kuku  melengkung wajar mengikut bentuk  kukunya

 

Tanda-tanda kuku sakit/ tidak normal :

  1. Warna  kuku tidak rata,  putih pucat atau kehitaman  

  2. Ada bintik-bintik pada  pemukaan kuku

  3. Rapuh gampang sobek  atau justru keras menebal 

  4. Tampak tumbuhnya aneh 

 

Kuku bisa menjadi tanda penyakit tertentu yang  sedang menyerang tubuh kita . Cermati ini : 

  1. Hati-hati Manikur Berlebihan 
    Leukonychia berkembang pada saat kuku tumbuh. Permukaan kuku terlihat bercak putih atau tampak bergaris-garis. Pertumbuhan kuku yang tidak sehat ini dapat disebabkan microtrauma pada kuku, terutama  akibat manikur berlebihan atau pemasangan  kuku buatan. 

  2. Bisa Jadi Tanda Awal Sirosis Atau Gangguan Ginjal 
    Sebagian besar permukaan kuku  akan terlihat putih dan berbintik-bintik dengan garis merah muda atau merah. Perubahan ini bisa  ditemukan pada orang yang sedang menderita Sirosis, jantung, ginjal dan  diabetes . 

  3. Tanda Kurang Gizi 
    Biasanya muncul pita horizontal berwarna putih pada permukaan kuku . Menurut  artikel yang diterbitkan Canadian Medical Association Journal kondisi ini terkait dengan rendahnya protein pada tubuh. Hal yang sama juga bisa terjadi pada pasien  penyakit liver dan  kurang gizi.

  4. Hati-hati Kuku Gelap 
    Tampak garis-garis tipis vertikal berwarna gelap, merah atau  coklat di dasar kuku dan terlihat seperti serpihan di bawah kuku. Garis-garis itu sebenarnya darah di bawah lempeng kuku. Hal ini bisa disebabkan oleh trauma,  infeksi tertentu,  atau masalah pada pembekuan darah . 

  5. Kuku Kuning, Kenapa Ya?  
    Permukaan kuku yang menguning, tumbuh lambat, menebal dan melengkung bisa merupakan tanda-tanda awal bermacam gangguan kesehatan. Bisa berkaitan dengan kesehatan paru-paru,  penyumbatan pada  sistem lymfatik tubuh, atau sistem imun. Bisa juga disebabkan  oleh pengobatan kanker. 

  6. Kuku Tumbuh Berlebih
    Kuku tumbuh berlebih dengan tekstur  lembut dan terlihat keluar . Hal ini bisa disebabkan oleh anemia, juga gangguan jantung . 

  7. Kuku Yang Tumbuh Ke Dalam 
    Kuku terlihat tumbuh ke dalam dengan kedalaman yang berbeda-beda. Hal ini sering terjadi pada orang yang mengalami psoriasis, eksim dan auto imun. 

  8. Kuku Cepat Lepas
    Kondisi kuku yang hampir  lepas atau tidak sepenuhnya melekat sempurna bisa disebabkan oleh  trauma, infeksi juga psoriasis. 

Merawat Kuku Di Rumah 

  1. Rendamlah kuku dalam minyak almond atau zaitun yang dihangatkan selama 5-7 menit sebelum tidur . Gunanya untuk menguatkan kuku . 

  1. Jika kamu mengalami permukaan kuku putih, rendamlah kuku dalam air hangat yang diberi  perasan lemon selama 7 menit. Setelah itu gosok dengan  sikat yang diberi sedikit cuka putih. 

  1. Untuk menghilangkan masalah kuku retak atau rapuh, oleskan gliserin ke seluruh permukaan kuku sebelum tidur 

  1. Jika menghadapi kutikula yang mengeras, gunakan satu sendok teh minyak zaitun hangat setiap hari. Lakukan pijatan kemudian gunakanlah pusher/alat pendorong kuku ( bisa juga  menggunakan tusuk gigi yang dibalut kapas tipis)  untuk mendorong kutikula yang sudah lembut.

  1. Selalu memperhatikan vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga Kesehatan kuku, misalkan jika  kuku gampang patah, maka konsumsi vitamin B, E dan C. Calcium juga didapatkan dari keju, daging , dan sayur-sayuran. 

 

Be gentle to your skin

dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation 
Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Contact  via WA : 0819-0538-3669
www.skinovation.co.id


BACA JUGA:
Ask The Expert : Mengapa Kulit Bisa Sensitif?
Ask The Expert : Pakai Serum Berlapis, Perlukah?

Ask The Expert : Kenapa Kita Butuh Kondisioner?


 



Topic

#AskTheExpert, #Kuku

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?