
Dok. Shutterstock
Sebetulnya tipe kulit berminyak itu banyak positifnya lho. Wajah dengan tingkat kelembapan yang tinggi lebih terlihat awet muda dan tidak mudah timbul kerutan. Tapi tetap saja, punya ‘sumur minyak’ di wajah sangat merepotkan dan menjengkelkan. Mengkilap terus, gampang jerawatan, dan kita sibuk dengan blotting paper sepanjang hari.
Seperti jenis kulit yang lain, jenis kulit berminyak perlu penanganan khusus sesuai kebutuhan, sehingga minyak di wajah bias dikendalikan. Lihat tip di bawah ini .
-
Banyak faktor yang menyebabkan kulit berminyak atau berubah menjadi lebih berminyak dari sebelumnya. Faktor genetis, pertambahan usia, memakai produk perawatan yang salah hingga masalah hormonal. Sangat dianjurkan kita mengetahui penyebab ini sehingga kita tahu cara menanganinya.
-
Gunakan rangkaian pembersihan secara benar . Pilih cleanser dengan kandungan salicylic acid atau tea tree yang bias mengurangi minyak lalu aplikasikan toner yang tidak mengandung banyak alkohol. Pilih moisturiser oil free untuk menjaga kelembapan tanpamempercepat pertumbuhan kelenjar minyak kita.
-
Lakukan Exfoliasi 2-3 kali seminggu
-
Saat ber-make up, mulailah dengan primer khusus untuk kulit berminyak dan dilanjutkan dengan matte foundation. Gunakan bedak tabur wajah terutama bagian T zone, dahi dan hidung .
-
Gunakan blotting paper secara benar. Jangan diusap tapi ditekan di bagian pipi, dahi, hidung tanpa menghapus make up yang melekat.
-
Konsultasi dengan dokter kecantikan jika kamu merasa kulit berminyakmu sudah sangat menganggu.
Be gentle to your skin
dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation
Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Tel (021) 29937500
www.skinovation.co.id
BACA JUGA :
Ask The Expert : Berapa Sih Kebutuhan Vitamin C Setiap Hari?
Ask The Expert : Cara Hilangkan Flek Membandel
Ask The Expert : Apakah Kulit Belang Bisa Dihilangkan?
Topic
#AskTheExpert, #KulitBerminyak


