True Story
Marcel Siahaan & Rima Melati Adams, Cinta yang Mendewasakan

13 Jun 2018


Foto: Instagram/ @marcelsiahaan

Rima Melati Adams (37), Miss Singapore Universe 2001, artis dan model papan atas di Singapura, harus kehilangan banyak pekerjaan dan diboikot komunitasnya karena pernikahannya dengan Marcell Siahaan (40).

“Itu pengorbanan yang tak ternilai,” kata Marcell. Terlalu banyak kebaikan Rima yang membuat Marcell tak henti-hentinya bersyukur atas perkawinannya.

Atas Nama Cinta, Bukan Ego
Kisah cinta mereka adalah kisah cinta penuh perjuangan, khususnya di awal-awal pernikahan.

“Dua tahun pertama sulit. Jurang perbedaan antara kami begitu besar. Secara kultur, Rima berdarah Melayu, Thailand, Australia, Bugis, Cirebon, Skotlandia, dan Jerman. Sedangkan saya sangat Indonesia, keturunan Jawa dan Batak,” kata Marcell.

Perbedaan ‘bahasa’ ini yang membuat kerap terjadi benturan cara pandang ketika menghadapi sesuatu. Rima mengakui bahwa ia apa adanya, langsung, dan berani mengungkapkan keberatannya tanpa ragu. Sikapnya pasti, tegas dan lurus. Apalagi ia dibesarkan dalam lingkungan single parent yang membuatnya belajar untuk tidak ada keragu-raguan saat mengambil sikap dan mengayun langkah.

Rima juga berangkat dari kultur Melayu di mana tuntunan agama, khususnya Islam, menjadi panduan utama dalam kehidupan sehari-hari. Meski Marcell mewarisi ketegasan dalam hal-hal tertentu di keluarganya, tidak sekuat sesuatu yang telah mengurat-akar dan menjadi pembentuk karakter Rima.

“Solusinya hanya satu, komunikasi,” kata Marcell, yang kini telah menikah selama sembilan tahun bersama Rima. Mereka sadar benar bahwa latar belakang mereka begitu berbeda.

Namun, di sisi lain keduanya juga percaya bahwa apa yang akan mereka hadapi di depan sana juga akan selalu berubah, berbeda, dan tidak ada yang konstan. Jadi, harus selalu melakukan eksplorasi pola komunikasi sesuai dengan kebutuhannya.

“Saya fokus pada solusi, meskipun ada godaan besar untuk berkubang pada masalahnya, maksudnya keinginan untuk ada drama, main asumsi, sehingga muncul keributan, tapi pada akhirnya saya dan Marcell kembali memilih fokus pada solusi. Karena, toh, semuanya bisa didiskusikan dan dikomunikasikan,” kata Rima.

Hal penting lainnya adalah bagaimana mereka berdua membuat komitmen bahwa untuk menjaga kemaslahatan keluarga tidak boleh membuat orang-orang yang ada di dalamnya kehilangan rasa nyaman.

“Ini penting, sehingga kita tidak merasa terkungkung dan kehilangan kebebasan. Selama masing-masing bisa memahami dan menjalankan fungsi serta tugasnya, kemudian yang lain bisa menghargai dan memberi dukungan, itu artinya kami telah menjaga keluarga kami dengan cinta, bukan ego,” kata Marcell lagi.

Kalimat yang disambut dengan tatapan mesra dari sang istri, yang kemudian menambahi dengan kalimat singkat, ”Itulah yang dinamakan harmonis.” Wow....
 

Gilang Gumilang


Topic

#kisahcinta, #marcelsiahaan, #rimamelatiadams

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.