Trending Topic
Temuan Ilmiah Terbaru, Tidur 8 Jam Tidak Lagi Cukup

13 Jun 2018


​Foto: Pixabay

Apakah Anda termasuk yang merasa kesulitan tidur di malam hari? Atau Anda termasuk yang tak bisa berhenti memainkan jemari di layar ponsel untuk melihat koleksi online shop atau posting terkini di media sosial? 
 
Apapun jawaban Anda, yang pasti setiap orang butuh waktu tidur yang cukup. Menariknya, temuan ilmiah terkini mengungkap bahwa waktu tidur delapan jam per hari  tidak lagi bisa menjawab kebutuhan tidur manusia modern!

Lembaga survei Gallup (2013) melaporkan bahwa dalam 50 tahun terakhir jam tidur kita di malam hari jauh berkurang. Di Amerika Serikat, 59% tidur selama lebih kurang 7 jam, sementara 40% lainnya tidur kurang dari 7 jam dalam sehari.

Baru-baru ini National Science Foundation dan National Institute of Aging menggalang sebuah penelitian dengan bantuan apps terapi perilaku kognitif. Salah satu dari app tersebut adalah jam alarm Sonic Sleep Coach, yang distel pada panjang waktu tidur 8,5 jam!  
 
8,5 hours is the new 8 hours. Kalau dulu anjuran kebutuhan tidur adalah 8 jam per hari, maka temuan ilmiah terbaru mengatakan bahwa 8,5 jam adalah jumlah yang tepat,” ungkap Daniel Gartenberg, Ph.D, pakar psikologi kognitif dari Penn State University, Amerika Serikat.

Rupanya, penambahan waktu 30 menit ini sangat signifikan terhadap kualitas waktu tidur Anda. Menurutnya, untuk mendapat total waktu tidur berkualitas selama 8 jam, maka Anda harus mulai tidur sejak 30 menit sebelumnya!

“Orang yang sehat menghabiskan 90% waktu di tempat tidur untuk tidur. Jadi, jika Anda hanya berada di atas tempat tidur selama 8 jam, maka waktu tidur rata-rata Anda sebenarnya hanyalah 7,2 jam,” jelas Daniel.

Tak perlu khawatir Anda akan kesulitan mengejar kebutuhan minimal waktu tidur ini. Sebab, Anda tidak perlu memenuhi kebutuhan waktu tidur itu secara sekaligus. Anda bisa menebusnya secara bertahap.

Anda bisa memenuhi kekurangan waktu tidur di malam hari dengan tidur siang berkualitas selama 20-30 menit. Bahkan, hanya dengan memejamkan mata, atau ‘tidur ayam’, otak Anda akan beranjak menuju fase gelombang theta, yaitu kondisi otak yang Anda capai saat melakukan meditasi.

“Dengan kata lain, kalau tidak sempat tidur, meditasi saja!” saran Daniel. (f)


Naomi Jayalaksana


Topic

#Kesehatan, #tidur

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.