Trending Topic
Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Bagi Tumbuh Kembang Anak Generasi Alpha

21 Nov 2019

Foto: NORA

Banyak orang tua mencemaskan kelekatan generasi Aplha dengan gadget. Namun menurut dr. Jenni K. Dahliana, Sp.A(K), dunia digital tidak sepenuhnya membawa dampak negatif bagi anak. Beliau mengatakan, pengaruh positif yang diberikan oleh dunia digital antara lain adalah perkembangan motorik halus, perkembangan fungsi koognitif, sebagai media edukasi dan belajar untuk berkompetisi.

Tentu saja hal-hal positif ini dapat terwujud dengan pengawasan yang tepat dari orang tua. Hal ini beliau sampaikan dalam master class Millenial Parent Series: Membesarkan Generasi Alpha yang Cerdas & Sehat, Indonesian Women's Forum 2019 yang digelar Femina di Gandaria City Hall, Kamis, (21/11).

Untuk mendapatkan manfaat positif tadi, menurut dr. Jenni, dalam membesarkan generasi Alpha orang tua milenial wajib mengetahui konsep tumbuh kembang anak, dari 1000 hari pertama kehidupan. Kemudian mendukung tumbuh kembang generasi Alpha agar optimal dengan Asuh, Asih, dan Asah melalui stimulasi interaksi. Dan yang terakhir adalah membantu memantau tumbuh kembang anak.

Dokter Jenni yang merupakan konsultan tumbuh kembang anak menekankan bahwa, 1000 hari pertama kehidupan anak itu sangat berperan penting dalam tumbuh kembang mereka. Anak wajib untuk diberi perhatian penuh pada 1000 hari pertamanya. Ini terhitung dari saat masih di dalam kandungan hingga dia berusia 2 tahun.

Kurun waktu tersebut adalah waktu keemasan untuk anak dapat berkembang dengan pesat. Dalam kurun waktu tersebut otak anak akan berkembang sampai menjadi 80% otak orang dewasa, karena itulah tahap ini menjadi penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. 

“Apabila ada kelainan yang dideteksi dalam kurun waktu keemasan anak tersebut, pemulihan akan lebih dapat dilakukan dengan lebih baik” ujar Jenni.
dr. Jenni K. Dahliana SpA(K)/ Foto: NORA

Ia menjelaskan, tumbuh kembang anak dipengaruhi antara lain adalah faktor genetik (internal) dan nutrisi, lingkungan, serta hormon (eksternal). Sementara untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, kebutuhan dasar yang wajib terpenuhi adalah fisik biologis (ASUH), kasing sayang (ASIH), dan stimulasi (ASAH). 

Kebutuhan ASUH yang wajib terpenuhi meliputi gizi seperti protein, karbohidrat, dan lemak untuk pertumbuhan tubuh dan otak. Kemudian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan yang dilanjutkan sampai usia 2 tahun. Selanjutnya 6 bulan – 1 tahun ASI + MPASI. Lebih dari usia 1 tahun makanan keluarga. Selain itu ada juga imunisasi, kebersihan lingkungan, pengobatan yang tepat bila sakit, lalu bergerak dan bermain.

Kebutuhan ASIH, meliputi rasa dilindungi, rasa nyaman dan aman, diperhatikan, dihargai, dan tidak menghukum tapi lebih memberikan contoh.

Kebutuhan ASAH yaitu permainan yang dapat merangsang semua indera, gerak kasar dan halus, komunikasi, emosi-sosial, kreativitas dan yang terakhir adalah kemandirian. 

“Di dalam memenuhi kebutuhan ASAH orang tua wajib melakukan interaksi yang dilakukan setiap ada kesempatan seperti saat makan, mandi ataupun saat menggantikan popok bayi, karena interaksi adalah dasar dari komunikasi,” tegasnya. 

Kembali ke gelisahan orang tua milenial soal gadget, dr. Jeni mengingatkan audiensi yang kebanyakan ibu, tentang bahaya penggunaan gadget yang tidak terkendali terhadap kesehatan anak. Screen-based behavior bisa  menyebabkan inaktivitas fisik, terpapar iklan makanan yang memulai kebiasaan ngemil, serta gangguan tidur, dan memicu terjadinya overweight. (f)

Debbyani Nurinda

Editor: Nuri Fajriati

Baca Juga:


Pola Asuh Untuk Maksimalkan Potensi dan Kecerdasan Generasi Alpha
Intip Area Festival Indonesian Women’s Forum 2019
Tip Pakar Untuk Menjalin Relasi Sehat dengan Uang
 


Topic

#iwf, #iwf2019, #IWF19, #IndonesianWomensForum2019, #indonesianwomensforum

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?