Money
10 Langkah Sukses Jadi Freelancer Tajir

13 Sep 2017


Foto: Fotosearch


Penghasilan bulanan freelancer memang selalu berbeda jumlahnya. Untuk itu tentunya Anda harus disiplin mengatur pengeluarannya. Salah sedikit honor malah habis nggak bersisa. Ini strateginya:
 
1. Saat memutuskan menjadi freelancer, pastikan sudah bujet untuk biaya hidup selama enam bulan. Manfaatnya untuk mencegah saat sepi job. Cara membuat dana cadangan adalah dengan menyisihkan 20 persen dari gaji per bulan.
 
2. Sebelum terjun menjadi freelancer, tetapkan segmen pasar, produk, strategi bisnis, banyaknya jejaring yang dimiliki, dan perhitungan bisnis hingga lima tahun ke depan. Bikin perkiraan pengeluaran bulanan dan pemasukan dari berbagai pundi.
 
3. Sebelum menjadi freelancer, lunasi seluruh utang konsumtif agar tidak terjebak dengan kewajiban membayar saat Anda sepi job.
 
4. Wajib memiliki asuransi kesehatan dan dana pensiun, besarnya masing-masing 10 persen dari penghasilan bulanan. Ingat, sebagai freelancer, Anda harus mengatur segalanya sendiri.
 
5. Meski income setiap bulannya beda, besarnya bujet pengeluaran bulanan harus tetap sama, sisanya harus ditabung.
 
6. Jangan samakan asuransi dengan investasi. Meski sudah memiliki asuransi kesehatan dan pensiun, sisihkan 10 persen dari penghasilan untuk investasi, seperti membeli reksa dana.
 
7. Gunakan rumah atau apartemen sendiri sebagai kantor, sehingga nggak perlu mengeluarkan bujet untuk sewa kantor.
 
8. Pisahkan rekening untuk penghasilan, rekening pengeluaran bulanan, dan tabungan. Jika seluruh rekeningnya tercampur, uang Anda akan cepat habis.
 
9. Boleh memiliki cicilan KPR, KPA, bahkan kartu kredit, dengan syarat saat memulai cicilan sudah mempunyai dana untuk membayar cicilannya hingga tiga bulan ke depan.
 
10. Selalu perbarui CV setiap 6 bulan, terutama setelah Anda mengerjakan proyek besar. Makin keren CV, kemungkinan honor Anda akan makin bertambah. (f)


Saparinah Mumpuni
 



Topic

#jadifreelancer

 

polling
Alasan Putus

Ketika menjalin cinta, maunya, sih, hubungan berlanjut hingga jenjang berikutnya alias pernikahan. Tapi, ini tidak selalu terjadi hingga akhirnya hubungan kita dan pacar pun harus berakhir.

Apa yang biasanya membuat Anda memutuskan untuk menyudahi hubungan dengan si dia?