Health & Diet
Awas, Jebakan! Makanan Tampak Sehat Tidak Selalu Sehat

11 Oct 2017


Foto: Pixabay

Meski sering diidentikkan dengan pola makan tidak sehat, makan di restoran, kafe, maupun warung tenda kekinian justru makin populer. Bahkan, makan di luar tak lagi sekadar menjadi ritual untuk mengisi perut, melainkan sebuah gaya hidup. Ssstt… jangan khawatir, dengan pemahaman yang tepat, akan di luar rumah ternyata tidak selalu memberi pengaruh buruk bagi tubuh.

Makanan apa yang paling sering terlintas saat mendengar tentang makanan sehat? Banyak orang berpikir, kalau sudah pilih gado-gado atau salad, itu sudah paling sehat. “Salah satu cara untuk makan sehat, walaupun sedang di luar rumah, adalah dengan makan bersama teman-teman sehingga kita bisa memesan beberapa menu sayur-sayuran dan salad,” ujar Jocelyn Halim, ahli gizi lulusan University of Sydney di Australia, seakan mengamini pendapat kebanyakan orang yang hobi makan di luar.
 
Namun, jangan salah, makanan yang dikira sehat pun bisa jadi tidak seideal yang Anda sangka. Sayuran yang tidak dicuci dengan baik bisa mengandung bakteri penyebab sakit perut, misalnya. Salad dressing atau saus gado-gado yang berlebihan bisa menyumbang kalori tinggi. Lalu, bagaimana tip memilih salad yang  ‘sempurna’?
 
“Pastikan terdapat berbagai macam sayuran di dalamnya (lebih baik yang segar atau dipanggang), lalu untuk topping pilih protein hewani, protein nabati atau biji-bijian yang tidak digoreng (misalnya ikan bakar/panggang, tofu, almond panggang, dan biji wijen). Selain itu, hindari salad dressing dengan bahan mayones. “Pilih dressing dengan kandungan olive oil atau berbahan dasar buah,” tambahnya.
 
Mengenai makanan berpredikat sehat yang sedang naik daun, smoothie bowl, Jocelyn juga mengingatkan bahwa di balik label itu, smoothie bowl bisa saja memiliki kandungan kalori dan gula yang tinggi, bergantung pada bahan-bahan dan topping yang digunakan. “Biasanya, tipe smoothie bowl tersebut kurang mengenyangkan dan tidak sehat. Hindari atau batasi smoothie bowl dengan tambahan gula, seperti madu, sirop, atau juice concentrates,“ ujarnya.
 
Smoothie bowl yang ia rekomendasikan adalah yang mengenyangkan dan sehat berkat kandungan protein, lemak baik, dan karbohidrat dengan komposisi ideal. Untuk tahu, mudah saja. “Pilih komposisi bahan paling banyak berasal dari sayur dan buah segar ataupun frozen, lalu pilih topping yang sehat, seperti oatmeal tinggi serat dan buah segar. Anda bisa menambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian
sebagai sumber protein dan lemak baik.”
 
Satu lagi ‘jebakan kalori’ yang kerap menjerat, yaitu dari minuman. Air mineral selalu yang terbaik. Tapi, jika ingin yang memiliki rasa, pilih yang tanpa tambahan pemanis. Bagaimana dengan teh hijau sebagai minuman sehat? Jocelyn membenarkan bahwa teh hijau akan mempercepat metabolism dan membantu membakar lemak. Selain itu, the hijau juga baik untuk mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan meningkatkan performa otak. Secara umum, semua jenis teh baik untuk kesehatan karena sifat teh yang antioksidan.
 
Namun, hindari teh manis atau teh dalam kemasan, pilih teh yang diseduh atau teh celup. Apa pun pilihan Anda saat di restoran, lakukan secara sadar. Tak perlu terlalu takut pilihan menu yang membuat gemuk dan pusing dengan segala hitungan kalori di dalamnya. Yang penting adalah total kalori makanan dalam sehari dan dalam jangka panjang, bukan hanya satu kali saat makan di luar itu. Jadi, santai
saja....
 
 “Tidak apa-apa jika ada cheat meals asalkan dalam satu hari atau di minggu tersebut, asupan kalori terjaga, makan teratur, dan pilihan makanan lainnya menyehatkan,” kata Jocelyn. Nikmati tiap suapan yang masuk, karena hati yang senang juga ‘nutrisi’ sehat yang tak kalah pentingnya.(f)

Baca juga:
5 Cara Agar Anda Tak Makan Berlebihan
5 Komposisi Tepat Makan Sehat yang Wajib Anda Ketahui
Makan di Rumah Tidak Selalu Sehat

Nuri Fajriati


Topic

#makandiluar