Selebritas 

Piyu Padi
"Dunia Musik Bisa Tanpa Narkoba"


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Piyu Padi <br> "Dunia Musik Bisa Tanpa Narkoba" Femina
Piyu mengakui, dunia musik rock & roll yang ia geluti, tidak bisa jauh dari narkoba dan alkohol. "Beberapa teman saya ada yang sudah pernah atau masih terjebak dalam godaan itu. Saya pun sempat tergoda waktu SMA. Tapi, hal itu terjadi sebelum saya menyadari,  saya punya tujuan hidup dan mimpi yang lebih besar untuk dicapai. Hidup itu dibangun oleh mimpi, bukan zat-zat adiktif.

Ia bercerita, kebanyakan orang yang lari ke narkoba dan alkohol alasannya adalah pencarian ide kreatif. Menurutnya, ini karena orang tidak tahu bahwa zaman sekarang banyak sekali cara alternatif untuk mengembangkan ide dan imajinasi yang lebih efektif dan tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Bisa dari segi manajemen, seperti brainstorming dengan orang lain, atau mengubah personal mindset dengan berbagai macam pembelajaran atau pendekatan spiritual.

"Ada banyak bentuk pengembangan diri yang masih harus saya lakukan. Yang pertama sebagai gitaris. Tentunya saya tidak akan pernah berhenti belajar. Saya senang belanja banyak CD album dari berbagai aliran hanya untuk browsing. Kalau sedang tidak nge-band, saya sering menjadi additional player atau pemain tambahan untuk orang lain. Bukan hanya melatih skill bermain gitar, tapi juga untuk menajamkan insting saya sebagai produser," tuturnya.

Ia mengagumi Timbaland sebagai produser karena dia punya ciri khas sound yang sangat dikenal. Orang yang mendengar lagunya, langsung tahu bahwa itu lagunya Timbaland. "Saat ini saya sedang mengerjakan album solo. Konsepnya seperti beberapa album Santana yang terakhir, di mana saya berperan sebagai produser, komposer, sekaligus pemain gitar. Rencananya, saya akan mengajak berbagai musikus dan penyanyi untuk menyumbangkan bakatnya. Saya tidak mencari orang-orang yang sudah punya nama untuk menjual album ini. Yang saya cari adalah karakter yang unik dan sesuai dengan jiwa musik saya," kisahnya.

Namun, ia mengakui masih harus belajar banyak sekali sebagai pelaku bisnis di industri musik. Dengan bermain bersama orang lain, ia bergaul dan menambah pemahaman tentang jalannya industri ini. Kalau dulu pada awalnya ia terlibat langsung dalam keseharian perusahaan, sekarang ia sudah bisa memercayakan berbagai hal kepada orang-orang profesional yang bekerja untuk E-Motion. "Saya ingin mengembangkan E-Motion sesuai dengan perkembangan teknologi. Saat ini digital content menghasilkan banyak sekali keuntungan, banyak sekali peluang usaha di sana. Saya tidak mau berkutat dalam bentuk bisnis musik yang tradisional. Tapi, di saat yang sama, kualitas musik yang saya produksi harus tetap diutamakan."

Primarita Smita



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jaminan Hari Tua Femina
TOPIK Hari Ini
Jaminan Hari Tua
Investasi atau asuransi yang Anda siapkan untuk pensiun?
KOMENTAR
29 Jul 2015 - puspa00
Dana pensiun memang perlu disiapkan sejak jauh-jauh hari. Untuk itu saya mengikuti asuransi seperti jaminan hari tua dari Jamsostek dan juga mengambil produk investasi karena imbal hasilnya lebih menjanjikan daripada tabungan biasa. Produk investasi  ...
25 Jul 2015 - dianayamazaki
Karena umur saya masih muda, tidak masalah berinvestasi dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Saya memilih berinvestasi di dalam reksa dana saham dan saham. Dalam jangka panjang, investasi ini mendatangkan keuntungan (return) yang cukup tinggi. Se ...
13 Jul 2015 - janeetaanind
saya sudah mempersiapkan asuransi..kalo hanya mengandalkan JHT saja kayaknya kok masih kurang, dan takut peraturannya berubah - ubah lagi..



Majalah Edisi 30 (1 - 7 Agustus 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 29 July 2015






  VIDEO