Selebritas 

Laura Basuki: Belajar Sederhana


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Laura Basuki: Belajar Sederhana Femina
Ia dinobatkan sebagai Pemeran Wanita Terbaik FFI 2010. Demi totalitas peran, ia rela tak mandi 5 hari dan mencuci baju di kali demi totalitas peran.

Baru kembali dari Papua, ya?

Ya. Selama 35 hari saya tinggal di pedalaman Tiom, jaraknya 4 jam dari Kota Wamena, Papua, untuk syuting film Di Timur Matahari, yang disutradarai Ari Sihasale. Film ini bercerita tentang anak-anak dan pendidikan. Saya berperan sebagai pendatang di Jakarta yang menikah dengan orang Papua. Karena ada konflik di Papua, kami harus kembali ke sana.

Apa yang paling berkesan tinggal di pedalaman?

Saya belajar banyak dari kesederhanaan masyarakat di Tiom. Mereka masih tinggal di hanoi (rumah kayu dengan atap dari jerami), tetapi keceriaan dan kepolosan mereka, membuat saya tersentuh. Mereka sangat mensyukuri apa pun yang mereka dapatkan, walaupun hanya sebuah permen.

Anda bisa ‘berdamai’ dengan keterbatasan itu, ya?
Saya malah bersyukur bisa ke sana. Walau karena kesulitan air, saya rekor tidak mandi selama 5 hari, hanya mengelap badan dengan tisu basah. Untuk pakaian, saya hanya bawa jatah 2 minggu. Seminggu saya mencuci sendiri di kali dan menjemurnya di atas batu-batu.

Tanggapan suami Anda?
Suami saya, Leo Sanjaya, sangat mendukung pekerjaan saya. Lucunya, setiap saya minta dia me-review akting saya dalam setiap film, jawabannya: “Kamu cantik, aktingnya bagus, dan saya bangga.” Dia memang agak kaku, tapi justru kekakuannya itu yang bikin saya jatuh cinta.
 
Sudah berencana memiliki buah hati?
Kami maunya akhir tahun ini atau tahun depan. Makanya, sekarang saya sedang menggodok beberapa tawaran film sebelum saya hamil.

TRIFOSA DEWI


 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Cinta Bumi  Femina
TOPIK Hari Ini
Cinta Bumi
Apa yang sudah Anda lakukan agar bumi lebih lestari?
KOMENTAR
27 Apr 2015 - Rianti22146
Kontribusi saya masih standar saja, tidak membuang sampah sembarang, mematikan listrik yang tidak perlu, meminimalkan pemakaian styrofoam dan plastik dan menghemat air dirumah.
22 Apr 2015 - Frirmalasari
Kontribusi saya sederhana yaitu tidak bercita-cita membangun rumah gedongan plus punya mobil lebih dari satu. Saya akan sebisa mungkin memanfaatkan transportasi publik dan meminimalisir penggunaan AC. 
22 Apr 2015 - indrifebianti
Manusia adalah makhluk yang paling sulit diatur, apalagi oleh manusia lain. Jadi segala sesuatu itu harus dimulai dari komitmen dan kesadaran pribadi kita sendiri dan berani mempertanggungjawabkannya. Tumbuhkan itu dulu, baru semua yang ingin kita ...



Majalah Edisi 17 (25 April - 1 Mei 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 22 April 2015






  VIDEO