Selebritas 

Duma Riris & Judika: Main Game dan Olahraga Air


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Duma Riris & Judika: Main Game dan Olahraga Air Femina
Orang bilang, ada sisi ‘anak-anak’ dalam diri setiap manusia dewasa. Itu terbukti pada saya (Duma Riris) dan Judika. Saat bertemu, kencan kami sering diisi dengan main game di telepon genggam, atau dengan play station di rumah. Kami suka main Fruit Ninja, bowling, juga game yang melibatkan pemain yang beradu fisik. Siapa yang skornya lebih rendah, bertekad untuk membalas kekalahan pada pertemuan berikutnya. Selain main game, saat saya main ke rumah Judika, dia akan memasak untuk saya, begitu juga sebaliknya. Nasi goreng buatan Judika adalah makanan favorit saya!

Selain menghabiskan waktu berdua, berlibur bersama keluarga juga menjadi kencan favorit kami. Saat liburan panjang, jika memungkinkan, kami akan mengatur jadwal jauh-jauh hari agar bisa pergi bersama. Saya bersama Judika sekeluarga, atau Judika ikut bersama keluarga saya. Kami semua sangat suka melakukan olahraga air, seperti di Waterboom. Sebut saja nama-nama tempat wisata air di sekitar Jabodetabek, semua sudah kami jelajahi. Senang sekali bisa melakukan aktivitas yang bisa diikuti seluruh anggota keluarga.

Kadang kala, kencan kami juga seperti pasangan kebanyakan, misalnya nonton film layar lebar. Jika sangat suka pada sebuah film, kami bisa nonton film tersebut berkali-kali. Tidak hanya berdua, tapi juga bersama teman-teman. Sesekali, kami juga makan di warung kaki lima. Tapi, hal seperti itu biasanya kami lakukan saat tengah malam. Jika di siang hari, biasanya kami harus membawa makanan yang kami beli di kaki lima dan makan di dalam mobil. Kalau tidak, bisa-bisa waktu kencan kami akan habis untuk meladeni permintaan orang-orang untuk foto bersama. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO