Interior 

Pencahayaan Ruang Kerja


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Pencahayaan Ruang Kerja Femina
Mata Anda sering mengalami kelelahan? Hati-hati! Kelelahan pada mata dapat menyebabkan kelainan refraksi mata, seperti myopia, hyperopia, atau silinder.

Kelelahan pada mata berkaitan dengan pencahayaan buruk, yang diakibatkan oleh cahaya yang terlalu silau atau redup. Karena itu, pencahayaan di tempat kerja penting untuk diperhatikan.

Ruang kerja atau belajar memerlukan general lighting (biasanya di plafon ruangan) berkekuatan sekitar 300 lux. Untuk membantu pencahayaan, tambahkan lampu baca (task lighting) berkekuatan 160 lux sehingga cahaya terang langsung difokuskan pada buku. Ini disebut dengan iluminasi horizontal yang memberikan titik terang secara merata pada bidang horizontal, yaitu meja kerja Anda. Yang perlu diingat, lampu tersebut harus ditempatkan di samping kiri agar tidak terhalang oleh bayangan Anda.

Pencahayaan yang tepat akan meningkatkan mood kerja. Ikuti trik berikut ini:

Tingkat pencahayaan (lux level)
Bergantung pada aktivitas yang dilakukan. Makin tinggi kerja mata (seperti aktivitas membaca, menulis, dan menggambar), makin tinggi pula lux level yang diperlukan.

Pencahayaan yang merata
Pencahayaan yang rata pada bidang kerja di dalam ruangan akan mengurangi kinerja dan adaptasi mata, sehingga tak mudah lelah.

Tidak silau
Hindari penempatan lampu yang berhadapan langsung dengan pembaca. Alternatifnya, gunakan louvre untuk mengurangi silau.

Flicker free
Gunakan lampu dengan elektronik ballast yang menghasilkan gelombang berfrekuensi tinggi. Lampu berfrekuensi rendah (30 hz – 70 hz) akan membuat mata cepat lelah. (f)





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
31 Oct 2014 - imass
bu susi salut atas kerja kerasnya tapi perbaiki attitudenya ya bu
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO