Interior 

Merancang Hunian Alami


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Merancang Hunian Alami Femina
Tinggal di negara tropis harusnya membuat kita semua sadar arti penting merancang bangunan yang sesuai iklim. Salah satu cara dengan menerapkan metode konstruksi yang alami dan bersahaja, seperti rumah tinggal karya arsitek Tan Tjiang Ay.
  • Menurut Tan Tjiang Ay, berapa pun ukuran lahan Anda, usahakan 60% total lahan diperuntukkan bagi ruang terbuka hijau.
  • Buatlah taman atap atau green wall (bila taman horizontal tak memungkinkan). Penghijauan berlapis sebagai buffer akan meredam hawa panas jika menggunakan dinding kaca atau dinding solid. Upayakan merancang bangunan dengan taman yang mengelilingi bangunan.
  • Apabila luas lahan mencukupi, tanami pohon-pohon besar dan kombinasikan dengan tumbuhan tropis atau yang berkarakter rimbun. Beragam tumbuhan tropis yang kanopinya berfungsi sebagai stabilator kelandaian tanah dapat menyaring cahaya matahari dan menjadi paru-paru tambahan untuk memberikan oksigen bagi kesehatan paru-paru.
  • Manfaatkan dinding teras di samping atau di belakang rumah untuk air aliran terjun.
  • Bila menggunakan lantai semen, beton, atau paving block, selingi dengan tanah berumput. Atau gunakan paving block yang bisa dimasukkan tanah dan rumput agar memudahkan penyerapan air hujan.
  • Penempatan kolam dekat dengan bukaan seperti jendela, pintu, atau dinding terbuka agar energi air yang menenangkan dapat menyerap panas di dalam ruang. (f)






 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO