
Foto: Dok. Feminagroup
Wardah Cosmetics dan femina mengajak 23 alumni Wajah Femina (WF) dari berbagai angkatan untuk menikmati tea time, mencoba produk lipstick baru, dan bersama menonton Jakarta Fashion Week, pada Oktober lalu. Perjalanan hidup dan karier yang sudah dilewati selepas WF membuat pertemuan sore itu terasa hangat dan inspiratif.
Diakui para alumni, ajang WF yang sudah diselenggarakan sejak tahun 1986 itu menjadi semacam pintu pembuka karier mereka. Ajeng Kamaratih (Pemenang Favorit WF 2006), misalnya, merasa bahwa WF telah membantu menemukan talenta tersembunyi di bidang presenting.
“Kelas presenting di karantina WF telah berjasa menemukan bakat saya di bidang public speaking,” ujar Ajeng, news presenter yang saat ini juga tengah mempersiapkan diri kuliah S-3 bidang hukum di Universitas Indonesia. Ajeng adalah salah satu WF yang berhasil melesatkan karier.
Para alumni lain yang hadir pun kini telah sukses menapaki berbagai macam profesi. Di bidang presenting, selain Ajeng, ada Merry Putrian (Finalis WF 2001) dan Sere Kalina Sitorus (Pemenang II dan Favorit WF 2012). Keduanya aktif sebagai presenter program televisi. Begitu pula Eddies Adelia (Finalis WF 1999) dan Putri Ayudya (Finalis WF 2008) yang menjadi aktris, serta Fitrah Islami (Best Akting WF 205) dan Helda Hemas (Finalis WF 2015) yang sibuk sebagai foto model.

Foto: Dok. Feminagroup
Ada pula yang bekerja di luar dunia entertainment, seperti Marsyel Christadella (Pemenang I WF 2010) yang menjadi Account Executive di bisnis hotel; Adindara Jelita (Finalis WF 2012) yang aktif menjadi Arsitek dan Desainer Interior; Devina Mahendriyani (Finalis WF 2013) yang menjadi arsitek, dan Intan Erlita (Pemenang II WF 1999), yang kini aktif menjadi psikolog.
Sambil bereuni para alumni Wajah Femina ini mendapat bocoran trend make up 2017 dari Anggia Hapsari, Managing Editor Fashion & Beauty femina. Gaya tren fashion dan make up tahun depan akan mengacu pada palet warna hangat dan cerah musim panas.
Untuk busana, misalnya, pemilihan warna vibrant dan sedikit warna gelap, seperti primrose yellow, lapis blue, greenery, pink yarrow, dikombinasikan dengan matte lips dan riasan wajah yang maksimal. Begitu pula era fashion 1970 dan 1980 akan hidup kembali.
“Nantinya, dominasi motif bunga dan geometris dalam permainan warna yang ramai ataupun color block akan banyak dikenakan bersamaan dengan gaya make up yang fokus pada mata atau bibir saja,” papar Anggia.
Busana ultrafeminin dengan warna pink menggoda akan banyak terlihat juga. Untuk gayanya, terinspirasi dari busana balerina. Selain itu, muncul pula gaya doll eyes dengan mata bulat dan indah, busana glamor yang seksi, transparan tapi elegan, serta gaya back to the future yang menggunakan warna glittery, sequin, gold, dan
silver. (f)
Rizka Azizah & Betrina Larobu
Topic
#WF2016





