Tabungan
  Investasi
  Kartu kredit
  Hutang
  Asuransi
  Tips






Bookmark and Share


 
 

 


Ajukan masalah Uang & Belanja Anda. Pertanyaan dijawab oleh Lilis Setiadi, Konsultan Finansial Femina.

http://www.femina-online.com/tanya_redaksi/default.asp


Membiayai Keluarga

Tanya: Saya anak pertama dari 4 bersaudara. Karena itu saya harus membiayai kebutuhan hidup orang tua dan membiayai kuliah adik bungsu saya. Bagaimana cara mengatur keuangan agar semua bisa terpenuhi tapi saya masih bisa menabung? Sisilia - Jakarta

Jawab: Dengan kondisi sekarang ini, memang sulit untuk memenuhi semua keinginan Anda. Namun, masih ada beberapa cara yang memungkinkan Anda tetap bisa menabung, misalnya, dengan mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan tambahan penghasilan, mengurangi pengeluaran dengan lebih berhemat.  Bisa juga dengan mengajak kedua adik Anda yang lain untuk berbagi kewajiban membantu keuangan keluarga. Apabila Anda masih juga belum dapat melakukan hal itu, kelihatannya untuk sementara ini Anda belum bisa menabung, setidaknya sampai Anda mendapatkan penghasilan yang lebih baik.


Dikejar Utang

Tanya: Dulu, saya dan suami melakukan usaha dagang. Namun, usaha ini mengalami kebangkrutan. Untuk usaha itu, kami meminjam uang dari bank dengan agunan sertifikat rumah milik mertua saya. Tapi, karena bangkrut, saya dan suami pun pergi ke luar negeri. Kini, sudah 10 tahun kami di luar negeri dan kami tidak pernah pulang kampung. Kami juga menutup korespondensi dengan orang-orang di kampung karena utang-utang kami itu. Sekarang, kami ingin sekali pulang kampung. Kira-kira, apakah utang-utang kami itu harus tetap kami lunasi? MO – Riyadh

Jawab: Pada prinsipnya, utang harus dibayar. Anda dan suami tidak dapat selamanya lari dari permasalahan ini. Anda dan suami kan bekerja di Arab Saudi, sehingga ada baiknya Anda mencicil utang-utang Anda kepada orang bank, mertua, atau pihak-pihak lain di kampung Anda.

Pihak bank dalam memberikan pinjaman kepada Anda telah menerima agunan sertifikat milik mertua Anda. Mengingat waktu terutang yang cukup lama, maka kemungkinan terbesar tanah atau rumah milik mertua Anda telah dilelang oleh pihak bank, karena Anda dan suami tidak kunjung melunasi utang. Jika agunan telah dilelang, maka status Anda memang tidak memiliki utang lagi pada bank. Tapi, terpikirkah oleh Anda nasib mertua Anda? Di sini, berarti Anda berutang besar terhadap mertua Anda.






Uang Bonus Untuk Apa?

  • Gunakan untuk mengisi 2 pundi anggaran Anda di luar dana ’must spend’, yaitu ‘should spend’ dan     ‘want to spend’.

  • Sisihkan dana lebih besar (sekitar 75-85% dari total uang bonus yang diterima) untuk ‘should spend’, seperti anggaran untuk sekolah lagi, investasi jangka menengah dan jangka panjang, membeli polis asuransi, dan sebagainya.

  • Sisihkan dana lebih kecil (sekitar 15-25% dari total uang bonus yang diterima) untuk ’want to spend’. Misalnya, membeli gaun yang Anda idam-idamkan.




Tip Lainnya »  




Mengambil Alih Rumah Ayah


   




Jangka Waktu Klaim Asuransi
Persentase Investasi
Bila Nilai Saham Turun




 

www.femina.co.id © 2010 Hak Cipta Oleh Femina Online.
Dilarang menyalin/ mempublikasikan/ mengcopy isi website tanpa izin dari pihak Femina Group.
Website Femina Group :