
Foto: Pixabay
Rabu (16/11), warga Malang dikagetkan oleh guncangan gempabumi tektonik sekitar pukul 22.10 WIB. Getaran terjadi sekitar hampir satu menit. Menurut keterangan resmi dari BMKG, gempa pertama berkekuatan 6,2 skala Richter. Yang merasakan guncangan terkuat adalah warga di Malang, Karangkates, Kepanjen, Lumajang, dan Jember.
Setelah gempa pertama, gempa susulan terdeteksi berkekuatan 4,3 skala Richter. Guncangan gempa tersebut juga terasa di Yogyakarta, seluruh wilayah Jawa Timur, Bali, dan Lombok. Rita, sahabat femina yang sedang berada di Bali sempat terbangun saat terjadi guncangan. “Saya sempat panik dan bingung apakah harus menyelamatkan diri atau tidak,” ujar Rita. Untunglah getaran itu lalu mereda.
Gempa berpusat di 127 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Kedalaman pusat gempa menunjukkan gempa malang merupakan gempabumi menengah karena aktivitas pertemuan antara Lempeng IndoAustralia dan Eurasia. Gempabumi menengah berciri memiliki spektrum guncangan yang luas sehingga guncangannya terasa hingga Yogyakarta dan Lombok.
Baca juga: Pihak BMKG mengimbau agar warga pesisir pantai Selatan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Lombok untuk tetap tenang dan menegaskan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. (f)
Topic
#Gempa




