Trending Topic
Cara Aman Hindari Penyakit yang Disebarkan Lewat Nyamuk

11 Oct 2016


Nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus zika di laboratorium di Fiocruz Institute, Recife, Brazil dalam sebuah penelitian tentang wabah zika pada Juni 2016.
Foto: Getty Images/AFP/ Mario Tama

Menurut European Centre for Disease Prevention and Control pada Agustus 2016, Indonesia termasuk di dalam daftar 50 negara dengan transmisi virus Zika lokal aktif. Belum lagi disusul kasus demam berdarah yang mencapai angka 21.768, dengan risiko kematian mencapai 210 korban. Angka ini bahkan tidak termasuk ancaman penyakit dari serangga seperti penyakit kaki gajah, ensefalitis (radang otak), virus West Nile, serta malaria.

Baca juga:
Kasus Infeksi Virus Zika di Singapura Bertambah Menjadi 115 Orang, 1 Wanita Hamil Positif Terinfeksi
Setelah Singapura, Kini Thailand Terancam Virus Zika! Ini 10 Langkah Mudah Cegah Penyebaran Virus Zika dari Rumah
Virus Zika, Berbahaya Namun Tidak Mematikan

Tingginya angka tersebut dikarenakan kemampuan seekor nyamuk betina yang dapat menetaskan 100 telur selama tujuh kali dalam 30 hari. Sementara virus Zika sampai saat ini belum ditemukan penawar dan penanggulangannya.

Selama ini sosialisasi pemberantasan dan pencegahan virus yang disebabkan serangga, baru sebatas penyemprotan pestisida yang menyasar nyamuk dewasa. Begitu juga penggunaan obat bakar atau losion anti nyamuk yang dianjurkan untuk menghindari gigitan. Sayangnya, pestisida ataupun obat pembunuh serangga yang mengandung bahan kimia juga bisa berdampak buruk jika terhirup atau terpapar dengan kulit.

Menurut Professor Philip G. Koehler, pakar entomologi perkotaan Universitas Florida, kemajuan teknologi saat ini telah memberikan cara ampuh lain dalam membasmi penyebaran virus mematikan ini. “Nyamuk sangat menyukai sinar ultraviolet. Dengan membuat perangkap nyamuk berteknologi UV LED yang ramah lingkungan dan aman digunakan, maka penyebaran penyakitnya bisa dimusnahkan,” ucap Philip di acara peluncuran perangkap nyamuk inovatif, MOSCLEAN, di Jakarta. (f)
 


Topic

#BasmiNyamuk

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?