
Foto: Vini Damayanti
Pada 12 April yang terik, sembilan petani wanita Pegunungan Kendeng—mulai dari Rembang, Pati, Grobogan, dan Blora—menyemen kaki mereka di depan Istana Merdeka, Jakarta. Menurut Joko Prianto, petani dari Pegunungan Kendeng yang mendampingi para petani wanita, aksi ini dilakukan sebagai penolakan terhadap pembangunan tambang dan pabrik semen di sepanjang Pegunungan Kendeng.
“Di Rembang ada PT Semen Indonesia yang sedang membangun, sedangkan di area lain akan dibangun. Di sekitar Pegunungan Kendeng banyak tempat peresapan air dan sumber mata air yang menghidupi kami. Lingkungan akan hancur jika pembangunan diteruskan. Kami minta pemerintah mencabut semua izinnya,” jelas Joko.
“Tempat tinggal kami bisa hilang jika ada pabrik dan tambang yang dibangun. Dengan adanya aksi ini, saya harap pemerintah terketuk hatinya dan peduli pada rakyat kecil, dengan menghentikan pembangunan,” ujar Murtini, salah satu petani wanita.
Semoga menemukan jalan terbaik bagi semua pihak! (f)
Topic
#selamatkanlingkungan


