Pilihan Weekend 

Perempuan Sasak Terakhir


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Perempuan Sasak Terakhir Femina

Ryan (Edwin Sukmono), yang tumbuh dewasa di Jakarta, tiba-tiba harus kembali ke Lombok, tanah kelahirannya. Bersama ayahnya yang baru ia temui setelah 22 tahun hidup terpisah, ia menuju kampung halaman. Konflik ayah-anak  pun berkembang sepanjang perjalanan berkeliling Lombok.
Di Lombok, Ryan bertemu dengan sepupunya, Anjani (Aufa Asfarina Febrianggie), gadis Sasak terpelajar yang kembali ke kampung dan mengajar sebagai guru. Suatu hari, sekolah  sederhana yang didirikan orang tua Anjani itu dibakar massa karena sebuah salah paham. Bahkan, Anjani dipenjara. Atas dorongan ayahnya, Ryan mencoba membantu membebaskan Anjani. Berhasilkah dia?  
Film berlatar kehidupan masyarakat Sasak di Nusa Tenggara Barat ini sarat akan benturan nilai budaya dengan nilai modernisasi.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Cinta Bumi  Femina
TOPIK Hari Ini
Cinta Bumi
Apa yang sudah Anda lakukan agar bumi lebih lestari?
KOMENTAR
22 Apr 2015 - Frirmalasari
Kontribusi saya sederhana yaitu tidak bercita-cita membangun rumah gedongan plus punya mobil lebih dari satu. Saya akan sebisa mungkin memanfaatkan transportasi publik dan meminimalisir penggunaan AC. 
22 Apr 2015 - indrifebianti
Manusia adalah makhluk yang paling sulit diatur, apalagi oleh manusia lain. Jadi segala sesuatu itu harus dimulai dari komitmen dan kesadaran pribadi kita sendiri dan berani mempertanggungjawabkannya. Tumbuhkan itu dulu, baru semua yang ingin kita ...



Majalah Edisi 17 (25 April - 1 Mei 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 22 April 2015






  VIDEO