Pilihan Weekend 

Perempuan Sasak Terakhir


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Perempuan Sasak Terakhir Femina

Ryan (Edwin Sukmono), yang tumbuh dewasa di Jakarta, tiba-tiba harus kembali ke Lombok, tanah kelahirannya. Bersama ayahnya yang baru ia temui setelah 22 tahun hidup terpisah, ia menuju kampung halaman. Konflik ayah-anak  pun berkembang sepanjang perjalanan berkeliling Lombok.
Di Lombok, Ryan bertemu dengan sepupunya, Anjani (Aufa Asfarina Febrianggie), gadis Sasak terpelajar yang kembali ke kampung dan mengajar sebagai guru. Suatu hari, sekolah  sederhana yang didirikan orang tua Anjani itu dibakar massa karena sebuah salah paham. Bahkan, Anjani dipenjara. Atas dorongan ayahnya, Ryan mencoba membantu membebaskan Anjani. Berhasilkah dia?  
Film berlatar kehidupan masyarakat Sasak di Nusa Tenggara Barat ini sarat akan benturan nilai budaya dengan nilai modernisasi.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Maaf dan Lupakan Femina
TOPIK Hari Ini
Maaf dan Lupakan
Lebaran kali ini, ingin memaafkan siapa?
KOMENTAR
25 Jul 2014 - centhya dewimobile
Anggota kel kita (pasangan, anak/org tua). Sengaja/tdk sengaja kita sering kali melukai org2 disekitar kita, terutama
25 Jul 2014 - andriachevyka
Saya akan meminta maaf pada mama karena dari lahir sampai sekarang masih menyusahkan dan merepotkan dengan menitipkan anak saya ke mama serta belum bisa membahagiakan mama.Saya akan meminta maaf pada putri saya karena saya belum bisa menjadi mama yan ...
25 Jul 2014 - santi hadiemobile
saya ingin meminta maaf kepada ibu saya,sampai saat ini saya belum bisa mensejahterakan hidupnya,saya juga ingin meminta maaf kepada suami saya karena belum bisa menjadi isteri yang baik untuknya,kalau untuk memaafkan saya selalu memaafkan siapapun y ...



Majalah Edisi 30 (26 Juli - 8 Agustus 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 23 July 2014






  VIDEO