Pilihan Weekend 

Perempuan Sasak Terakhir


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Perempuan Sasak Terakhir Femina

Ryan (Edwin Sukmono), yang tumbuh dewasa di Jakarta, tiba-tiba harus kembali ke Lombok, tanah kelahirannya. Bersama ayahnya yang baru ia temui setelah 22 tahun hidup terpisah, ia menuju kampung halaman. Konflik ayah-anak  pun berkembang sepanjang perjalanan berkeliling Lombok.
Di Lombok, Ryan bertemu dengan sepupunya, Anjani (Aufa Asfarina Febrianggie), gadis Sasak terpelajar yang kembali ke kampung dan mengajar sebagai guru. Suatu hari, sekolah  sederhana yang didirikan orang tua Anjani itu dibakar massa karena sebuah salah paham. Bahkan, Anjani dipenjara. Atas dorongan ayahnya, Ryan mencoba membantu membebaskan Anjani. Berhasilkah dia?  
Film berlatar kehidupan masyarakat Sasak di Nusa Tenggara Barat ini sarat akan benturan nilai budaya dengan nilai modernisasi.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Layanan Kesehatan untuk Wanita dan Anak Femina
TOPIK Hari Ini
Layanan Kesehatan untuk Wanita dan Anak
Apa pendapat Anda tentang layanan kesehatan?, khususnya untuk wanita dan anak–anak saat ini?
KOMENTAR
26 Mar 2015 - dhiyan04
Saya sudah beberapa kali ganti dokter untuk anak Saya dikarenakan Saya sering kecewa dan dibuat bingung oleh dokter dokter tersebut. Beberapa dokter yang Saya rasakan saat ini kurang informatif, tidak menjelaskan bila kita tidak bawel. Dan yang serin ...
26 Mar 2015 - dhiyan04
Saya sudah beberapa kali ganti dokter untuk anak Saya dikarenakan Saya sering kecewa dan dibuat bingung oleh dokter dokter tersebut. Beberapa dokter yang Saya rasakan saat ini kurang informatif, tidak menjelaskan bila kita tidak bawel. Dan yang serin ...
26 Mar 2015 - mrskusnadi
kebetulan saya selalu mengunjungi rumah sakit dan dokter specialis anak untuk anak anak saya dan kandungan pada saat dahulu hamil dan melahirkan, itu pun saya merasakan pelayanan dari dokter nya tidak memadai karena dokter serasa terburu buru dan mer ...



Majalah Edisi 13 (28 Maret - 3 April 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 25 March 2015






  VIDEO