Pilihan Weekend 

Perempuan Sasak Terakhir


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Perempuan Sasak Terakhir Femina

Ryan (Edwin Sukmono), yang tumbuh dewasa di Jakarta, tiba-tiba harus kembali ke Lombok, tanah kelahirannya. Bersama ayahnya yang baru ia temui setelah 22 tahun hidup terpisah, ia menuju kampung halaman. Konflik ayah-anak  pun berkembang sepanjang perjalanan berkeliling Lombok.
Di Lombok, Ryan bertemu dengan sepupunya, Anjani (Aufa Asfarina Febrianggie), gadis Sasak terpelajar yang kembali ke kampung dan mengajar sebagai guru. Suatu hari, sekolah  sederhana yang didirikan orang tua Anjani itu dibakar massa karena sebuah salah paham. Bahkan, Anjani dipenjara. Atas dorongan ayahnya, Ryan mencoba membantu membebaskan Anjani. Berhasilkah dia?  
Film berlatar kehidupan masyarakat Sasak di Nusa Tenggara Barat ini sarat akan benturan nilai budaya dengan nilai modernisasi.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Abaikan Kami Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Abaikan Kami
Apa yang Anda lakukan agar anak remaja Anda mau curhat dan berbagi cerita dengan Anda?
KOMENTAR
24 Jan 2015 - aningkawaii
tingkahlaku merupakan sebuah respon dari suatu tuturan. entah tuturan dalam diri hati seorang anak maupuun tutran dari lingkungan. diusia remaja yang labih suatu tuturan sangat berpengaruh terhadap jiwanya. tuturan merupakan sebuah sensitifitas bagi  ...
21 Jan 2015 - winarnimobile
Sangat miris dengan kejadian itu, berita itu merupakan tamparan dan teguran kita sebagai orang tua. Anak adalah titipan tuhan yang kita harus kita jaga. Jangan sampai Karena ego kedua orang tua, anak menjadi korban. Seharusnya kita mengasuh, menjaga, ...
21 Jan 2015 - irenedeasyflourencesinaga
Sebetulnya bisa dimulai dari sejak anak kita kecil. Ketika usia 2-3 tahun. Bagaimana si anak sudah belajar mengenal karakter dari teman-teman bermainnya (ada teman yang baik dan ada juga yang tidak). Bagaimana cara makan yang baik (yaitu dengan tidak ...



Majalah Edisi 04 (Edar 24 - 30 Januari 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 21 January 2015






  VIDEO