Pilihan Weekend 

Negeri 5 Menara


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Negeri 5 Menara Femina
“Man Jadda Wajada!” Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Itulah inti cerita film yang mengadopsi cerita novel berjudul sama, Negeri 5 Menara, yang ditulis Ahmad Fuadi.

Alif (Gazza Zubizareta) yang lahir di sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau ingin masuk SMA di Bukittinggi, lalu lanjut kuliah di ITB seperti BJ Habibie, idolanya. Namun, ibunya (Lulu Tobing) ingin Alif masuk pesantren di Jawa.

Dengan setengah hati, Alif mengikuti kemauan ibunya. Ia pun bersekolah di Pondok Madani, sebuah pesantren di Ponorogo. Di sana, ia bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, Baso dari Gowa, Atang dari Bandung, Raja dari Medan, Said dari Surabaya, serta Dulmajid dari Madura. Apakah Alif dapat bertahan di kehidupan pesantren yang sangat disiplin dan jauh dari keluarga? Atau dia tetap berkeras mengikuti keinginannya dulu?

Film yang bercerita tentang perjuangan, persahabatan, dan mimpi ini sangat menarik. Apalagi akting para tokoh sangat baik. Bersiaplah tertawa dan menangis menonton film yang sangat inspiratif ini.

Djamilah




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO