Pilihan Weekend 

Negeri 5 Menara


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Negeri 5 Menara Femina
“Man Jadda Wajada!” Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Itulah inti cerita film yang mengadopsi cerita novel berjudul sama, Negeri 5 Menara, yang ditulis Ahmad Fuadi.

Alif (Gazza Zubizareta) yang lahir di sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau ingin masuk SMA di Bukittinggi, lalu lanjut kuliah di ITB seperti BJ Habibie, idolanya. Namun, ibunya (Lulu Tobing) ingin Alif masuk pesantren di Jawa.

Dengan setengah hati, Alif mengikuti kemauan ibunya. Ia pun bersekolah di Pondok Madani, sebuah pesantren di Ponorogo. Di sana, ia bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, Baso dari Gowa, Atang dari Bandung, Raja dari Medan, Said dari Surabaya, serta Dulmajid dari Madura. Apakah Alif dapat bertahan di kehidupan pesantren yang sangat disiplin dan jauh dari keluarga? Atau dia tetap berkeras mengikuti keinginannya dulu?

Film yang bercerita tentang perjuangan, persahabatan, dan mimpi ini sangat menarik. Apalagi akting para tokoh sangat baik. Bersiaplah tertawa dan menangis menonton film yang sangat inspiratif ini.

Djamilah




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Cinta Bumi  Femina
TOPIK Hari Ini
Cinta Bumi
Apa yang sudah Anda lakukan agar bumi lebih lestari?
KOMENTAR
27 Apr 2015 - Rianti22146
Kontribusi saya masih standar saja, tidak membuang sampah sembarang, mematikan listrik yang tidak perlu, meminimalkan pemakaian styrofoam dan plastik dan menghemat air dirumah.
22 Apr 2015 - Frirmalasari
Kontribusi saya sederhana yaitu tidak bercita-cita membangun rumah gedongan plus punya mobil lebih dari satu. Saya akan sebisa mungkin memanfaatkan transportasi publik dan meminimalisir penggunaan AC. 
22 Apr 2015 - indrifebianti
Manusia adalah makhluk yang paling sulit diatur, apalagi oleh manusia lain. Jadi segala sesuatu itu harus dimulai dari komitmen dan kesadaran pribadi kita sendiri dan berani mempertanggungjawabkannya. Tumbuhkan itu dulu, baru semua yang ingin kita ...



Majalah Edisi 17 (25 April - 1 Mei 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 22 April 2015






  VIDEO