Makan Di Mana 

Masakan Rumahan di Resto Remboelan


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Masakan Rumahan di Resto Remboelan Femina
“Untuk urusan bumbu, lidah orang Indonesia itu tidak bisa dibohongi,” ujar Kartika, pemilik resto Remboelan yang baru beroperasi di penghujung tahun 2011. Pernyataan ini seakan menekankan bahwa tiada rempah yang dikurang-kurangi dari resto Nusantara berslogan ‘Indonesian soulfood’ itu. ‘Penasihat’ bumbu untuk menu-menunya dipercayakan pada Ibu Endang, wanita jago masak yang merupakan orang tua dari teman dekat Corina.

Bangkitkan indra pengecap dengan Rujak Pengantin. Nanas pada rujak Betawi ini memberi rasa segar pada saus kacang yang mengguyur kentang dan mentimun. Variasi tekstur bertambah dengan taoge, kol iris, dan kacang tanah. Ooh, jangan lupa, ada taburan ebi yang membuat gurih sayur-sayuran tadi.

Mengepulnya kuah Asam-Asam Iga begitu sedap menggoda. Saat menggigit daging iganya yang empuk, tak perlu jadi ‘wong kito’ untuk ikut suka pada sajian berkuah ala Sumatra Selatan ini.

Meski menunya lintas daerah, mayoritas makanannya cenderung manis. Orang dari etnis Jawa tampaknya akan suka bersantap di sini. Yang jadi jawara antara lain Mangut Ikan Pe Panggang. Aroma wangi ikan lele asap ini berbaur dengan santan yang gurih. Kehadiran kecap manis yang mendominasi lauk populer Jawa Tengah ini, toh, tak berkolaborasi manis dengan rasa gurih, sedikit pedas, dan aroma ikan asap.

Tak hanya sajian nostalgia, ada hidangan baru yang bermain banyak rempah. Corina yang lulusan sekolah masak beken di Singapura ini menghadirkan, misalnya, Gurami Goreng Remboelan Bunga Kecombrang atau Ayam Bakar Kemiri Remboelan. Atau yang manis dan seru, colenak dengan topping kelapa parut yang bergula merah. Teguk juga Es Remboelan, dengan campuran tapai, susu, dan sirop yang legit dan menyegarkan! (BLI)

Lokasi: Plaza Senayan-Rotunda (Lt.4/Unit 401 A – 401 C). Telp: (021) 5725088. Harga*): Rp5.000 – Rp68.000. Jam buka: 10.00 – 21.00 WIB. Suasana: Dominasi kayu, simpel modern.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara
01 Sep 2015 - stevelee
instagram kimofficial.id



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO