Makan Di Mana 

Kembali ke Alam


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kembali ke Alam Femina
Sukses dengan resto perdananya di Bandar Lampung, Taman Santap Rumah Kayu (TSRK) melebarkan sayap ke tepian ibu kota. Ala saung, bermodal suasana alami yang menenangkan. Lahan seluas 1 hektare yang dulunya dipenuhi pepohonan rindang, disulap menjadi lokasi resto asri dengan puluhan saung yang bisa menampung sebanyak 870 tamu.

Saung-saung dipercantik dengan tambahan tanaman kebun yang rimbun. “Kecintaan pemilik pada kegiatan berkebun jadi cikal bakal,” ujar Gary Ariesta, General Affair Supervisor TSRK. Tim menjalankan moto ‘Pleasant, Always Green’ sepenuh hati. Perhatian dicurahkan pada niat memberi relaksasi jiwa kepada tamu yang rindu suasana alam. Suasana sejuk yang femina harapkan terawat hingga di tahun-tahun ke depannya.

Tiap saung dinamai jenis-jenis kayu Indonesia, demi mengedukasi tamu. Misalnya, saung sengon, sonokeling, pinus, angsana, cempaka, dan nyatoh dicuplik. Menu terbagi atas 3 kelompok besar masakan, yaitu hidangan kuring Sunda, Chinese food, hingga masakan Bangka, kampung halaman salah satu pemilik.

Sembari memandangi pohon palem yang tertiup angin, nikmati Ayam Bakar Rumah Kayu. Ini signature dish berupa  ayam kampung berlumur kecap manis, cabai rawit, dan daun jeruk. Setiap suwirannya terasa mantap kala dicocol ke dalam sambal terasi matang.
Kepiting Jumbo Lada Hitam juga favorit. Kepitingnya dari Tarakan, Kalimantan Timur, wilayah yang beken akan budi daya kepiting. Berpadu bumbu merica hitam yang berlimpah, minyak wijen, kecap asin, dan jahe. Bumbunya medok dan nikmat!

Dari dapur  Bangka Belitung yang populer dengan hidangan seafood-nya, nikmatilah Sup Jagung Kepiting. Sup bening beraroma bawang merah goreng, dengan suwiran daging kepiting dan jagung manis pipil yang segar. Cita rasa asam-pedasnya siap menggoyang lidah kala sup dinikmati dalam keadaan panas.

Sayuran yang diracik menjadi jus turut femina nikmati. Namanya Green Fresh Rumah Kayu, terbuat dari jus sawi hijau, nanas, dan jus lemon. Jangan keburu merinding membayangkan bagaimana rasa kecutnya. Saat diseruput, yang keluar justru rasa asam segar yang menetralisasi lemak-lemak yang tertinggal di mulut. (f)



Lokasi: Jl.Ki Hajar Dewantara SKL 002 Summarecon Gading Serpong, Tangerang. Telp: (021) 54212010.  Harga*): Rp 5000 – Rp 125.000.  Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB.   Suasana: Serba rindang, merelaksasi jiwa.   

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO