Makan Di Mana 

Kelezatan Ketan Susu


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kelezatan Ketan Susu Femina
Tak banyak yang mengenal makanan selingan bernama ketan susu, kecuali bagi mereka, pemburu makanan di Jakarta, yang pernah menemui versi tersohornya di warung ketan susu di Jalan Garuda Ujung, Kemayoran. Ketan susu, atau bisa disingkat tansu, merupakan butir-butir ketan kukus nan lembut yang disiram susu kental manis kala panas. Hmmm, kesederhanaan rasa ketan terasa klop kala bercampur rasa susu kental manis yang legit. Ketan susu biasanya ditemani dengan gorengan pisang atau tempe.

Anda yang merasa tak cukup waktu menyambanginya hingga ke Kemayoran, bisa mencoba versi kedainya di area Cilandak, di selatan Jakarta. Kedai Ketan Susu didirikan oleh Iman J. Harahap,  awal tahun ini, sebagai bentuk kegemarannya terhadap jajanan yang kurang populer  tersebut. Ia membangun sebuah kedai cantik dengan suasana makan menghadap ke taman, tanpa sekat, agar tamu bisa menikmati ketan susu selagi dibuai angin sepoi-sepoi.

Ketan susu buatannya sangat memikat. Ketan ditanak hingga taraf kematangan yang seakan al dente. Lalu tersaji bersama siraman susu kental manis. Begitu mampir di lidah, lidah seakan dipermainkan dengan lelehan susu kental manis yang sudah membaur dengan gurihnya kelapa parut yang merupakan topping dari sajian ini. Diiringi dengan pisang goreng atau pisang bakar. Walaaah… nikmat tiada tara!

Spesialisasi menunya memang bukan makanan berat. Selain itu, ada pula aneka roti bakar. “Saya mengangkat Ketan Susu sebagai nama tempat ini, agar penikmat yang  rindu ketan susu bisa langsung mampir ke sini. Sangat cocok sebagai tempat sarapan atau bersantai setelah ngantor,” ujar Iman. Tersaji pula kopi hitam. Pas untuk menutup acara makan yang manis-manis ini. (TN)
    
Lokasi: Jl.Cilandak Tengah No.3. Jakarta 12430 (belakang Cilandak Town Square). Telp: (021) 96313585. Harga: Rp15.000 – Rp30.000 (sudah termasuk pajak). Jam buka: 10.00 – 22.000 WIB. Suasana: Kedai berdesain tropikal minimalis, dengan area makan luar ruang.

Trifitria S. Nuragustina.
Foto:TN





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO