
Foto: Fotosearch
Apakah woman on top menjadi posisi bercinta favorit Anda? Jika iya, baca dulu fakta berikut ini....
Katanya: Posisi woman on top jadi favorit—bukan hanya cewek, tapi cowok juga.
Faktanya: Dari 3.000 responden yang mengikuti survei uk.dating.com, 60% mengaku lebih memilih posisi missionary saat bercinta, disusul doggy style di urutan kedua. Meski sebagian besar responden suka menjajal bermacam variasi posisi, ujung-ujungnya selalu balik lagi ke posisi missionary—hasil akhirnya sudah pasti, sih, hi hi hi.
Katanya: Bercinta dengan posisi woman on top nggak bikin hamil.
Faktanya: Salah. Posisi bercinta nggak ada hubungannya dengan kehamilan. Cara kerja sperma, kan, nggak dipengaruhi gravitasi. Selama sperma sempat bertemu sel telur, kehamilan selalu bisa terjadi.
Katanya: Jika cewek lebih agresif dalam bercinta (dan memilih posisi woman on top) lalu hamil, maka akan menghasilkan bayi perempuan.
Faktanya: Lagi-lagi salah. Hal paling menentukan dalam penentuan jenis kelamin bayi adalah sperma. Sperma mengandung kromosom X dan kromosom Y, sementara sel telur hanya mengandung kromosom X.
Katanya: Cowok menyukai cewek yang bergerak ‘liar’ saat woman on top.
Faktanya: Pendapat ini nggak sepenuhnya salah. Namun, bukan berarti kita bisa seenaknya bergerak heboh, karena malah berpontensi menyakiti ‘adik kecil’ si dia. Tanyakan posisi woman on top apa yang membuatnya nyaman. Nggak perlu malu, dong….
Katanya: Cewek lebih mudah orgasme dalam posisi woman on top.
Faktanya: Betul banget! Tapi sayangnya, hal ini nggak terlalu berlaku pada cewek yang obesitas. Soalnya, tumpukan lemak bikin tubuh kurang sensitif pada rangsangan seksual. Hmm, satu lagi alasan untuk menjaga tubuh tetap langsing, nih…. (f)
Amelia Yustiana
Topic
#posisibercinta


