Sex & Relationship
15 Cara Menemukan Mr. Right

11 Mar 2017


Foto: Fotosearch

Kalau sedang bercermin, rasanya nggak ada yang salah, Wajah nggak jelek-jelek amat, karier lumaya, an rasanya Anda cukup menyenangkan untuk jadi teman mengobrol. Tapi, kenapa belum ada yang mendampingi, ya? Sementara itu, Anda melihat orang lain yang lebih ‘biasa’ bisa bolak-balik dapat pasangan.

“Penyebabnya ada beberapa macam. Ada yang memilih untuk jadi ‘jomblo forever’ karena pengalamannya di masa lalu, atau bercermin pada pengalaman orang lain. Bisa juga karena belum menemukan seseorang yang pas,” kata psikolog Nessi Purnomo, M.Psi. Daripada gelisah karena terus menjomblo, coba 15 trik mendekatkan jodoh berikut.

1. Tambah aktivitas
Umumnya, wanita mencari pasangan yang usianya sebaya atau lebih tua. Masalahnya, menurut Nessi, semakin bertambah umur, orang-orang dengan usia sebaya atau leih tua cenderung sudah menemukan pasangannya. Akibatnya, pilihan nggak sebanyak saat usia lebih muda.

Selanjutnya… Anda harus memperluas pergaulan. Tambah aktivitas Anda, seperti bergabung dengan komunitas traveling atau arisan. Makin banyak orang yang ditemui, kesempatan untuk bertemu orang yang cocok pun makin besar.
 
2. Belajar dari masa lalu
Kegagalan dalam suatu hubungan di masa lalu sering membuat orang trauma untuk menjalin hubungan lagi. Jangankan pengalaman sendiri, ada juga yang melihat pengalaman orang lain membuatnya memilih untuk selalu sendiri.

Selanjutnya… Jadikan pengalaman masa lalu sebagai bahan evaluasi menjalin hubungan. Misalnya, terakhir kali berpacaran putus karena bertengkar hebat akibat Anda terlalu posesif. Artinya, di hubungan yang baru nanti, tingkatkan kepercayan pada pasangan.

3. Tampil menarik
Nggak bisa dipungkiri, penampilan turut berperan dalam menemukan pasangan. Jangan-jangan, selama ini Anda cuek terhadap penampilan!

Selanjutnya… Coba lakukan perbaikan seperti tampil lebih rapi. Utamakan tampil menarik bagi diri sendiri, bukan hanya orang lain. “Orang akan senang melihat Anda karena mau lebih baik setiap hari. Anda pun terlihat lebih menarik di mata mereka. Jika diiringi sikap hangat, orang akan menganggap Anda memiliki relasi sosial yang baik—pekerjaan di kantor pun makin lancar.
 
4. Sering bertemu
Dari sekian banyak pria, tidak satu pun yang membuat Anda tertarik. Hasilnya, Anda enggan jalan bareng dengan pria-pria yang menurut orang terdekat Anda potensial!

Selanjutnya… Ketertarikan justru bisa timbul karena sering bertemu. Anda dan si dia jadi bisa makin mengenal karena pertemuan rutin. Jadi, jangan menghindar untuk bersosialisasi. Kalau malas jalan berdua, ajak teman-teman lainnya. “Bonusnya, hubungan yang diawali pertemuan rutin biasanya berlangsung lebih lama.” Nessi menambahkan.
 
5. Diawali pertemanan
Ada kalanya Anda grogi saat bergaul dengan lawan jenis. Hasilnya, Anda jadi lebih cerewet, centil, atau justru pendiam. Jangan heran jika pria jadi malas merespons.

Selanjutnya… Jangan hentikan pertemuan dengan pria tersebut—cari waktu untuk bertemu lagi. Lama-lama, perasaan grogi tersebut dapat berkurang sebab Anda makin terbiasa berhadapan dengan pria tadi. “Coba untuk berteman dulu. Jika nantinya ada ketertarikan, silakan lanjut berhubungan. Tapi jika tidak menyukainya, Anda tetap bisa berteman meski tidak dekat.”
 
6. Turunkan standar
Coba dicek, jangan-jangan selama ini Anda menetapkan kriteria yang terlalu tinggi—seperti pria-pria di film romantis.

Selanjutnya… Pada perkembangannya, setiap hari manusia mempelajari banyak hal, termasuk kriteria pasangan. Boleh-boleh saja memiliki kriteria tertentu. Namun, bukan berarti Anda harus terpaku terus pada kriteria-kriteria tersebut. “Bila pada perkembangannya ada kriteria yang tidak terpenuhi jangan memaksakan diri. Nggak perlu ragu menggugurkan kriteria tersebut. Saat itu, Anda akan melihat sebenarnya banyak pilihan pasangan bagi diri sendiri.
 
7. Bergaul di dunia maya
Banyak cara mencari kesempatan untuk bertemu pasangan, salah satunya bergaul di media sosial. Jasilnya, tempat Anda berinteraksi semakin luas sehingga makin banyak Anda mengenal orang.

Selanjutnya… Boleh saja mengembangkan pergaulan lewat internet. Namun, Nessi tetap mewajibkan setiap hubungan nggak hanya dilakukan di dunia maya, melainkan bertemu langsung untuk interaksi nyata dan mengenal calon pasangan lebih baik.

8. Buat prioritas
Pekerjaan sangat menyita waktu. Berangkat pagi-pagi, malam baru pulang karena deadline, sampai rumah langsung tidur. Akhirnya, saat weekend, Anda memilih bersantai di rumah.

Selanjutnya… Anda mesti memprioritaskan aktivitas yang penting bagi diri sendiri. Curi waktu pada hari Sabtu atau Minggu untuk bersosialiasi, jangn hanya untuk beristirahat seharian. “Kasih kesempatanpada diri sendiri untuk bergaul dengan orang lain,” begitu Nessi menyarankan.
 
- Berdamai dengan Standar
Bila pasangan nggak kunjung datang, coba kompromi dengan kriteria yang diinginkan.

9. Hindari pria terlarang
Jatuh cinta pada pria yang sudah punya pasangan memang menantan. Namun, sekalipun berhasil mendapatkannya, bisa saja dia bosan karena Anda nggak segigih dulu. Ujungpujungnya, Anda lalu ditinggalkan juga. Hindari mencari pria seperti ini.

10. Bidik target lain
Suka sama pria popular artinya Anda harus bersaing dengan ‘jutaan’ wanita lain. Kalau nggak punya kelebihan tertentu yang membuatnya menengok dua kali kepada Anda, jangan terlalu berharap, deh. Daripada frustasi, lebih baik cari target lain.

11. Menginjak bumi
Berharap dapat pria yang tajir, pintar main gitar, humoris, setia, bertanggung jawab, sekaligus menerima Anda apa adanya? Ah, muluk banget! Mengapa harus menuntut yang serba sempurna dari orang lain? Pilih saja pria yang bisa bikin Anda bahagia!

- Saatnya Bergerak!
Tingkatkan kualitas diri agar Anda bisa menarik perhatiannya!

12. Jangan tulalit
Jangan menuduhnya sok tahu kalau tiba-tiba dia membahas topik berat. Jangan-jangan, memang Anda yang nggak mengetahui keadaan sekitar. Priam alas berdekatan dengan wanita tulalit, tuh. Biar nggak bengong ketika diajak ngobrol, rajinkah baca postal berita online.

13. Proaktif
Daripada capek menunggu, lebih baik Anda yang aktif. Jangan cuma menunggu ‘gerakan’ si dia. Buat rencana, lalu usulkan kepadanya. Pria mungkin saja nggak punya cukup keberanian untuk mengusulkan atau mengungkapkan apa yang ada di hatinya.

14. Mendalami hobinya
Lakukan kegiatan yang sama dengan si dia agar kesempatan bertemu lebih besar. Jika dia suka traveling dengan komunitas tertentu, nggak ada salahnya mencoba, kan? Have fun sambil memancing jodoh!

15. Nggak maksa
Orang yang menjalin hubungan memang harus bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi, tidak berarti memkasa si dia menerima semua kekurangan atau kelemahan Anda. Kadang Anda juga susah menerima kebiasaan si dia yang tidak disukai,kan? (f)


Baca juga:


Topic

#mrright, #jodoh

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?