Health & Diet
Penyebab Sangat Nyeri Saat Haid

20 Sep 2013

Penyakit Aneh bin Ajaib. Ya, begitulah Prof. Dr. dr. Ali Baziad SpOG(K) menyebut endometriosis, sebuah penyakit di mana darah yang seharusnya keluar melalui vagina saat menstruasi justru masuk ke dalam dan menempel pada dinding luar rahim. Penyakit ini bukanlah penyakit yang boleh dianggap sepele karena bisa menyebabkan terganggunya sistem reproduksi.
 
“Endometriosis merupakan penyakit yang akan memengaruhi keadaan fisik, mental dan keadaan sosial penderitanya. Selain menimbulkan rasa nyeri (nyeri haid, nyeri panggul, nyeri buang air besar, nyeri sanggama) yang sangat mengganggu sehingga menurunkan kualitas hidup, endometriosis dapat menurunkan kesuburan penderitanya sehingga sulit untuk memperoleh keturunan.

Endometriosis bisa menyebar ke beberapa bagian tubuh bahkan sampai ke otak dan paru-paru, penderita yang mengidap endometriosis dapat mengalami pengempisan paru-paru dan mengalami kejang setiap kali haid,” ujar Professor Ali.

Beginilah beberapa fakta yang perlu diketahui soal Endometriosis.

Gejala utama endometriosis adalah nyeri
Menurut Professor Ali, jika puncak nyeri terjadi di hari pertama dan hari kedua haid, maka kemungkinan adanya endometriosis sebesar 90%. Apalagi, jika darah yang keluar cukup banyak. Nyeri ini terjadi karena ketika haid, dinding perut ikut berdarah. Endometriosis yang parah juga dapat menyebabkan pingsan, BAB berdarah, air mata berdarah, bahkan muntah darah. Itu artinya endometriosis sudah melekat di otak, usus, mata, dan paru-paru.

Jangan anggap enteng
Terkadang, jika kita merasa nyeri saat haid, orang tua hanya akan menyarankan kita untuk menahan nyeri tersebut. Tidak jarang juga kita dianjurkan untuk minum obat anti nyeri. Padahal itu tidak akan menjadi jalan keluar untuk endometriosis. Periksa dan konsultasikan gejala itu kepada dokter agar endometriosis tidak semakin parah.

Polusi bisa sebabkan endometriosis
Di Belgia, banyak wanita yang mengalami endometriosis karena mengonsumsi susu dari sapi. Sapi tersebut diindikasi memakan rumput yang terinfeksi dioksin yang terbentuk dari polusi pabrik. Selain itu, dr.H.Andon Hestiantoro, SpOG (K) juga mengatakan, melalui riset yang pernah dilakukan, wanita yang berada dekat dengan polusi, resiko terkena endometriosisnya sangat besar. Salah satu contohnya adalah polisi wanita.

Pil KB hanya bantu kurangi resiko endometriosis
Menurut penelitian terdahulu, pil KB dan bobot tubuh yang rendah memperkecil resiko untuk terkena endometriosis. Suntik KB tiga bulanan dapat mengurangi hormon esterogen yang menjadi pemicu endometriosis. Tapi, suntik KB hanya akan menghambat perkembangan endometriosis sementara. Endometriosis bisa menciptakan esterogen, karena itu menidurkan indung telur dengan pil KB tidak akan memberikan pengaruh yang besar.

Jika dibiarkan dapat menjadi kista
Endometriosis memiliki empat stadium. Di stadium pertama, darah haid yang tidak keluar hanya akan membentuk bercak di dinding luar rahim. Stadium selanjutnya, bercak akan menumpuk dan menjadi kista di satu indung dengan diameter kurang dari 4cm. Stadium ketiga, kista akan menyerang kedua indung telur dan mulai terjadi pelekatan. Stadium terakhir, endometriosis akan melekat di organ tubuh dan menyebar. (CLA/FOTO:FOTOSEARCH)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?