Health & Diet
Risiko Operasi Leher Akibat Smartphone

2 Dec 2015

Mengetik teks untuk chat atau sms sambil duduk atau berdiri diam bukan jadi cara paling aman menggunakan smartphone. Posisi Anda memegang ponsel berpengaruh pada kesehatan tulang leher dan belakang.

 


 
Menurut Kepala Bedah Tulang dari New York Spine Surgery & Rehabilitation Medicine, Dr. Kenneth K. Hansraj, seperi dilansir oleh situs Livestrong.com, menundukkan kepala dan sedikit membungkukkan badan saat menggunakan smartphone berpotensi menimbulkan sakit leher.
 
Penyebabnya, pergerakkan tadi membuat leher dan tulang belakang Anda mesti menahan beban hingga 14 kg. Beban tersebut setara 4 bola bowling atau berat anak umur 8 tahun.
 
Pada posisi normal, kepala orang dewasa memberi beban pada tubuh sebarat 4,5-5,5 kg. Ketika kepala menunduk sebesar 15o, berat bertambah jadi 12 kg, 30o jadi 18 kg, 45o jadi 22 kg, dan 60o jadi 27 kg.
 
“Kepala menunduk saat menggunakan smartphone menambah tekanan pada tulang belakang.  Akibatnya, lama-kelamaan, kekuatan otot belakang menurun dan menimbulkan rasa tidak nyaman serta sakit—yang bisa membuat Anda mesti melakukan operasi,” jelas Dr. Hansraj.
 
Bukan berarti Anda dilarang memakai smartphone atau gadget lainnya. Namun, gunakan smartphone pada posisi yang lebih baik . Pegang gadget Anda sedikit lebih tinggi dari dada atau hanya mata yang memandang ke bawah, bukan diikuti oleh pergerakan leher dan/atau pundak. Lakukan dalam posisi tegak—yang membuat Anda mesti mengangkat gadget lebih tinggi saat digunakan untu mengetik teks.

Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?