Untuk menahan tulang belakang tetap dalam posisi normal diperlukan otot dan urat punggung yang kuat pula. Selama beraktivitas, otot punggung ini berhubungan dengan otot perut, pinggang dan tungkai yang fleksibel. Jika salah satu dari mereka lemah atau kurang lentur, otot lain akan bertambah tegang, terutama punggung. Inilah yang bisa mengakibatkan masalah punggung.Menurut dr. Jony Sieman, SP. RM (spesial rehabilitasi medik) ada dua klasifikasi jenis nyeri punggung. Yang pertama adalah nyeri punggung mekanik. Yang berhubungan dengan pergerakan, sikap tubuh, serta trauma. Misalnya, nyeri karena terjatuh atau terbentur sesuatu sehingga menimbulkan cedera atau memar di otot punggung dan sekitarnya.
Selain itu, nyeri juga bisa berhubungan dengan adanya kelainan anatomis. Contohnya, tulang belakang tidak dalam bentuk lengkungan yang baik atau bantalan tulang rawan mengalami kerusakan.
Jenis berikutnya adalah nyeri punggung non sistemik atau non mekanik, identik dengan penyakit yang menyebar ke banyak bagian tubuh dan peradangan.
Misalnya Rheumatoid Arthirtis (RA), penyakit yang menyerang persendian beserta urat-urat dan ototnya. Alhasil sendir serta otot menjadi kaku, bengkak, dan terasa nyeri berkepanjangan.
Nyeri punggung karena TBC tulang adalah contoh nyeri sistemik karena infeksi dan tidak mudah diatasi dengan obat-obatan penghilang nyeri. Sst.. kanker pun bisa meyebabkan nyeri punggung. CC


