
Menambah berat tubuh
Saat begadang, kita biasanya lapar sehingga mengunyah di tengah malam pun nggak bisa dihindari. Namun, nggak cuma begadang yang bikin tubuh membengkak. Iklan di TV juga berpengaruh, tuh. Aneka pizza, minuman sachet, hingga biskuit yang diiklankan pun berpotensi membuat kita tergiur hingga akhirnya ingin mengemil meski tubuh sebenarnya nggak lapar.
Risiko diabetes
Berdasarkan riset terhadap orang-orang yang berisiko diabetes, menonton TV sejam per hari akan meningkatkan risiko terkena diabetes sampai 3,4 persen. Ditambah lagi, menonton TV akan membuat kita kurang aktif bergerak karena harus terpaku pada layar kaca.
Isolasi diri
Conference of the International Communication Association di Puerto Rico mengungkapkan kaitan antara kesepian dandepresi, dengan menonton TV. Tanpa disadari, menonton TV akan mengisolasi kita dari dunia luar. Hasilnya, terlalu lama menonton TV membuat kita kesepian.
Mengganggu tidur
Yap, jam tidur jadi terganggu karena kita sangat bersemangat untuk menonton. Pada akhirnya, kita malah ketiduran saat TV menyala. Salah satu cara untuk mengurangi jatah nonton TV terlalu lama adalah tidak meletakkan TV di kamar tidur, he he he.
Mengganggu kualitas sperma
Penelitian di Harvard University menunjukkan kalau pria yang menonton TV lebih dari 20 jam per minggu memiliki kualitas sperma yang kurang bagus—menurun sampai 44% dibandingkan mereka yang tidak menontonnya. Jika punya suami dan mau punya anak, cegah, deh, dia menonton terlalu sering!
Memendekkan umur
Journal of the American Heart Association membeberkan fakta mengejutkan, yaitu kalau menonton TV berkaitan dengan kematian dini. Mereka yang menonton TV lebih dari tiga jam per hari berisiko sakit-sakitan dalam waktu delapan tahun dari sekarang dibandingkan mereka yang hanya menonton selama satu jam. Lebih bijak lagi menonton, deh….
Vini Damayanti
Foto: Fotosearch


