
Foto: Dok. iflix
Penggemar serial televisi dengan latar belakang cerita supernatural (paranormal) punya pilihan tontonan baru berjudul Midnight, Texas. Serial yang baru dirilis tanggal 24 Juli 2017, bisa langsung ditonton di Indonesia pada hari yang sama dengan penayangannya di Amerika melalui layanan subscription video on demand (SvoD), iflix, dengan selisih waktu penayangan 5 jam setelah disiarkan di stasiun TV NBCU. Keistimewaan lain dari Midnight, Texas adalah ceritanya diangkat dari novel karya Charlaine Harris, sang penulis True Blood. Sehingga, sudah bisa ditebak tema ceritanya adalah eksistensi makhluk-makhluk supernatural di dunia.
Cerita Midnight, Texas, berpusat pada Manfred (Francois Arnaud), seorang cenayang yang mampu berkomunikasi dengan arwah, yang sedang berupaya melarikan diri dari kejaran penagih utang. Utang tersebut ditinggalkan neneknya yang baru meninggal, Xylda (Joanna Camp). Pelarian Manfred pun mencapai sebuah kota di Texas bernama Midnight. Di Midnight, Manfred menyewa sebuah rumah kecil dari Bobo (Dylan Bruce)
Namun Midnight bukan sekadar kota di selatan Amerika. Pada episode pertama, penonton akan dikenal dengan penduduk Midnight yang memiliki beragam kemampuan supernatural ada vampir Lemuel (Peter Mensah, sang pembunuh (assasin) Olivia (Arielle Kebbel), penyihir Fiji (Parisa Ftiz-Henley), sang malaikan Joe (Jason Lewis), pendeta werewolf Emilio Sheehan (Yul Vazquez). Menurut Creek (Sarah Ramos), salah satu wanita “biasa” yang ditemui Manfred di Midnight, kota tersebut merupakan kota bagi kaum-kaum yang terpinggirkan. Selain itu, penonton juga akan diberi penampakan Xylda, nenek Manfred yang telah meninggal dan kembali menemani Manfred selama di Midnight sebagai hantu.
Masalah dimulai ketika beberapa saat setelah Manfred tiba di Midnight, sesosok mayat wanita ditemukan di rawa-rawa. Wanita tersebut merupakan Aubrey (Shannon Lorance), kekasih Bobo (Dylan Bruce) yang menghilang. Ketika penyelidikan pada Aubrey dilakukan, diketahui bahwa dirinya merupakan istri dari ketua geng white supremacist dan neo-Nazi, Sons of Lucifer. Tuduhan pun diarahkan pada Bobo sebagai pembunuhnya setelah ditemukan pistol yang terdaftar atas namanya.
Penemuan pistol ini atas bantuan Manfred, yang mendapat petunjuk dari arwah Aubrey. Aubrey memang “menghantui” Manfred seakan-akan minta bantuan untuk menemukan si pembunuh. Hanya saja, ketika Manfred mencoba “berkomunikasi” dengan Aubrey, tak sengaja arwah-arwah penuh amarah lain terpanggil ke dunia. Untuk sementara, Manfred bisa mengunci mereka dalam rumahnya.
Kembali ke Bobo, ketika diketahui Bobo merupakan selingkuhan Aubrey, dirinya pun diburu anggota geng Sons of Lucifer. Nyawanya bisa terselamatkan atas bantuan penduduk midnight, Lemuel dan Olivia. Namun, di akhir episode pertama, Bobo ditangkap pihak yang berwenang atas tuduhan pembunuhan, meski para penduduk Midnight membela dan menganggap Bobo tidak mungkin membunuh orang yang disayanginya. Benarkah Bobo pembunuhnya? Dan, apa hubungan para makhluk supernatural tersebut satu sama lain?
Episode pertama Midnight, Texas memang menyisakan banyak rasa penasaran mengenai alur ceritanya. Apalagi, beragam “makhluk” muncul pada serial ini. Serta ada satu clue yang disebutkan bahwa lokasi Midnight berada di perbatasan dunia arwah dan manusia. Para karakter pun seakan-akan memiliki rahasia (cerita) sendiri mengenai masa lalu mereka, dan ini belum dapat ditebak pada episode pertama ini. Artinya, penonton akan dibuat penasaran oleh kelanjutan ceritanya. Anda bisa menyaksikannya langsung di hari yang sama dengan penayangan di Amerika melalui streaming di gadget favorit melalui layanan iflix.(f)
Baca juga:
- The Night Shift Musim Ke-4, Ketika Petugas Medis Jaga Malam Terbentur Antara Birokrasi dan Tugas Mereka untuk Menyelamatkan Pasien
- Casual, Serial Komedi Keluarga yang Memperlihatkan Kegalauan Kakak-Beradik tentang Percintaan
- Tren Nonton Streaming di Indonesia, Drama Korea Jadi Favorit
Topic
#midnighttexas, #serialparanormal


