Di tengah persiapan gelaran pekan mode tahunan yang digagas Femina Group, Jakarta Fashion Week 2015, ada kabar menggembirakan yang menambah semangat, nih. Sebuah situs paling berpengaruh untuk fashion trade industry di dunia, www.businessoffashion.com memasukkan CEO Femina Group, Svida Alisjahbana sebagai 500 orang yang paling berperan dalam perkembangan fashion global yang dikenal dengan BoF 500.
Kandidat BoF 500 dipilih berdasarkan analisis data dan riset panjang tim kurator The Bussiness of Fashion dari seluruh dunia. Kriteria utamanya adalah mempunyai peran penting dalam melahirkan bintang baru di dunia fashion serta berperan sebagai vital connectors yang berhasil menjalin sinergi dengan komunitas fashion global. Selain itu kandidat juga aktif menggerakkan komunitas fashion di negaranya.
BoF 500 memilih Svida karena gagasannya membuat dua program besar di dunia mode yaitu Jakarta Fashion Week (JFW) dan Indonesia Fashion Forward (IFF). JFW kini dikenal sebagai fashion week terbesar di Asia Tenggara dan diperhitungkan di komunitas fashion Asia dan Eropa. Sementara IFW adalah ajang untuk mempersiapkan desainer-desainer muda Indonesia agar makin dikenal di pasar internasional.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk kami yang bekerja di JFW dan IFF, tapi catatan penting bagi industri fashion negeri ini dalam perjalanan Indonesia memperkenalkan banyak talenta terbaik kepada industri fashion global," kata Svida.
Bangganya lagi, Svida menjadi satu-satunya tokoh asal Indonesia yang bersaing dengan tokoh berpengaruh lain dari seluruh dunia. Nama Svida sendiri disejajarkan dengan banyak tokoh dunia yang terpilih dalam BoF 500 seperti Angela Missoni (Italia), Christian Louboutin (Prancis), Cara Delevingne dan David Beckham (Inggris).
Kini JFW memasuki tahun ke-7 dan akan diselenggarakan 1-7 November 2014. Pekan mode tersebut nggak hanya mengedepankan karya fashion terbaik dalam negeri, tetapi juga menampilkan karya desainer berbagai negara dan organisasi fashion dunia seperti India, Australia, Jepang, Inggris dan Belanda. Kepercayaan buyers dari departement store kelas dunia pun terus meningkat untuk menghadiri pesta mode terbesar di Indonesia ini.
Sedangkan di bawah arahan Svida, program IFF juga telah mengantarkan label Major Minor menembus departement store terkemuka Harvey Nichols di Eropa tahun 2014. Sampai sekarang IFF aktif memberi kesempatan kepada para desainer Indonesia untuk tampil di runaway fashion week bergengsi seperti Tokyo Fashion Week, Paris Fashion Week dan Seoul Fashion Week. Keren!
Semoga penghargaan BoF 500 ini bisa jadi penyemangat seluruh komunitas fashion di Indonesia yaa!
Kandidat BoF 500 dipilih berdasarkan analisis data dan riset panjang tim kurator The Bussiness of Fashion dari seluruh dunia. Kriteria utamanya adalah mempunyai peran penting dalam melahirkan bintang baru di dunia fashion serta berperan sebagai vital connectors yang berhasil menjalin sinergi dengan komunitas fashion global. Selain itu kandidat juga aktif menggerakkan komunitas fashion di negaranya.
BoF 500 memilih Svida karena gagasannya membuat dua program besar di dunia mode yaitu Jakarta Fashion Week (JFW) dan Indonesia Fashion Forward (IFF). JFW kini dikenal sebagai fashion week terbesar di Asia Tenggara dan diperhitungkan di komunitas fashion Asia dan Eropa. Sementara IFW adalah ajang untuk mempersiapkan desainer-desainer muda Indonesia agar makin dikenal di pasar internasional.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk kami yang bekerja di JFW dan IFF, tapi catatan penting bagi industri fashion negeri ini dalam perjalanan Indonesia memperkenalkan banyak talenta terbaik kepada industri fashion global," kata Svida.
Bangganya lagi, Svida menjadi satu-satunya tokoh asal Indonesia yang bersaing dengan tokoh berpengaruh lain dari seluruh dunia. Nama Svida sendiri disejajarkan dengan banyak tokoh dunia yang terpilih dalam BoF 500 seperti Angela Missoni (Italia), Christian Louboutin (Prancis), Cara Delevingne dan David Beckham (Inggris).
Kini JFW memasuki tahun ke-7 dan akan diselenggarakan 1-7 November 2014. Pekan mode tersebut nggak hanya mengedepankan karya fashion terbaik dalam negeri, tetapi juga menampilkan karya desainer berbagai negara dan organisasi fashion dunia seperti India, Australia, Jepang, Inggris dan Belanda. Kepercayaan buyers dari departement store kelas dunia pun terus meningkat untuk menghadiri pesta mode terbesar di Indonesia ini.
Sedangkan di bawah arahan Svida, program IFF juga telah mengantarkan label Major Minor menembus departement store terkemuka Harvey Nichols di Eropa tahun 2014. Sampai sekarang IFF aktif memberi kesempatan kepada para desainer Indonesia untuk tampil di runaway fashion week bergengsi seperti Tokyo Fashion Week, Paris Fashion Week dan Seoul Fashion Week. Keren!
Semoga penghargaan BoF 500 ini bisa jadi penyemangat seluruh komunitas fashion di Indonesia yaa!


