Fashion News 

Irna Mutiara Pelopor Busana Muslim


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Irna Mutiara Pelopor Busana Muslim Femina

Berangkat dari produk ready to wear yang terlebih dahulu membesarkan namanya, Irna Mutiara memilki sudut pandang yang berbeda untuk mengembangkan dunia fashion wanita muslim di Indonesia. Desainer yang menjadi pelopor busana muslim berbahan kaus ini mendirikan Up2Date yang menyediakan busana kasual untuk beraktivitas sehari-hari. Up&Go untuk berolahraga, UpScale untuk wanita muslim bekerja, UpSize untuk wanita yang berukuran besar, dan Up2U untuk anak- anak.

Produk eksklusifnya: Irna LaPerle, yang justru mendapat sambutan lebih banyak dari masyarakat internasional lewat website yang ada.

Bagi perancang yang mengidolakan Elie Saab ini, mengubah stigma busana muslim di Indonesia yang kuno dan berlindung di balik kaidah, bukan hal yang mudah. Namun, Indonesia punya segudang katalisator yang menjadikannya sangat potensial untuk didaulat sebagai kiblat busana muslim dunia. Penduduk muslim dengan jumlah terbesar di dunia, pemerintah yang cukup fleksibel dan tidak ortodoks, serta banyaknya kebudayaan Indonesia yang masih bisa dieksplorasi, membuat kreativitas para perancang busana muslim berkembang pesat.

Visi Irna untuk 10 tahun ke depan pun cukup realistis dan terarah demi mewujudkan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia. Perancang yang garis desainnya chic, simpel, dan elegan ini ingin berperan lebih dari sekadar produsen semata. Memiliki lembaga yang dapat mewadahi para perancang busana muslim, lengkap dengan program pelatihan yang terarah dan tepat sasaran, sinergi yang optimal dengan pemerintah dan memiliki target yang bisa diukur, menjadi mimpi Irna Mutiara.(f)





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Cinta Bumi  Femina
TOPIK Hari Ini
Cinta Bumi
Apa yang sudah Anda lakukan agar bumi lebih lestari?
KOMENTAR
22 Apr 2015 - Frirmalasari
Kontribusi saya sederhana yaitu tidak bercita-cita membangun rumah gedongan plus punya mobil lebih dari satu. Saya akan sebisa mungkin memanfaatkan transportasi publik dan meminimalisir penggunaan AC. 
22 Apr 2015 - indrifebianti
Manusia adalah makhluk yang paling sulit diatur, apalagi oleh manusia lain. Jadi segala sesuatu itu harus dimulai dari komitmen dan kesadaran pribadi kita sendiri dan berani mempertanggungjawabkannya. Tumbuhkan itu dulu, baru semua yang ingin kita ...



Majalah Edisi 17 (25 April - 1 Mei 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 22 April 2015






  VIDEO